Unik, Atap Resor Ini Bisa Bergerak

Kompas.com - 31/10/2018, 13:19 WIB
langit-langit restoran bergerak sesuai dengan arah dan kecepatan angin Costa Navarino langit-langit restoran bergerak sesuai dengan arah dan kecepatan angin

KOMPAS.com - Costa Navarino merupakan sebuah resor di Yunani yang viral di Instagram. Atap bar dan restoran resor ini terlihat seperti bergerak.

Resor ini berada di wilayah Messinia, sebelah barat daya Peloponnese. Area ini merupakan wilayah pantai dengan pasir putih, lengkap dengan fasilitas hotel bintang lima, spa, dan tempat latihan golf.

Salah satu atraksi menarik di tempat ini adalah bar yang menyatu dengan restoran. Interior restoran bernama Barbouni ini memiliki pemandangan unik dan banyak menarik perhatian pengunjung. Apalagi kalau bukan bentuk atapnya yang bergerak mengikuti arah angin.

Kanopi pada langit-langit ini akan bergerak dengan kecepatan yang berbeda. Pergerakan ini dipangaruhi oleh arah dan kecepatan angin di daerah tersebut.

Restoran ini dibuka pada 2011 dan viral ketika akun Instagram @Levanterman mengunggah video interior ruangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika angin masuk dan menyentuh kanopi, atap bar akan mulai bergerak. Sejak saat itu, restoran ini menjadi terkenal.

Costa Navarino didesain oleh perusahaan arsitektur dan desain K-Studio. Arsitek senior Costantza Sbokou-Constantakopoulou mengatakan, arsitek yang menangani desain restoran ini terinspirasi dari pergerakan ombak laut di depan restoran.

Restoran ini dibuka pada 2011 dan viral ketika akun Instagram @Levanterman mengunggah video interior ruangan. Costa Navarino Restoran ini dibuka pada 2011 dan viral ketika akun Instagram @Levanterman mengunggah video interior ruangan.
"Kami menginginkan ada semacam gema yang masuk ke gedung, kami tidak menginginkan struktur statis di sekitar lingkungan yang dinamis," ujar salah satu partner K-Studio, Dimitris Karampatakis.

Restoran Barbouni terletak di atas panggung kayu. Selain itu, tiang restoran juga terbuat dari bahan alami ini.

Penggunaan material alam dan efek bergerak pada langit-langit ruangan ini membuat desain resoran seolah menyatu dengan lingkungan sekitar. Atap bergerak restoran sendiri terbuat dari kain tirai khusus.

"Kami melakukan serangkaian tes dengan kain dan berbagai material yang berbeda pada awalnya," jelas Karampatakis.

Kanopi pada langit-langit ini akan bergerak dengan kecepatan yang berbedaCosta Navarino Kanopi pada langit-langit ini akan bergerak dengan kecepatan yang berbeda
Dengan banyaknya gerakan angin di wilayah sekitar pantai, tentu dapat merusak kain pada langgit-langit. Hal ini membuat pengelola selalu mengganti bahan kain dengan yang baru di akhir musim liburan.

"Arsitek menginginkan angin untuk menghidupkan dan bermain dengan bangunan dengan cara yang sama seperti saat menyentuh gelombang. Sehingga bangunan dan laut selaras dan terkoneksi oleh gerakan angin dari waktu ke waktu," Tutur Sbokou-Constantakopoulou.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kini, PNS Bisa Cek Saldo Tapera secara Online Lewat Situs Sitara

Kini, PNS Bisa Cek Saldo Tapera secara Online Lewat Situs Sitara

Berita
Rumah di Koridor Simatupang Ini untuk Milenial Bergaji Rp 10 Juta Per Bulan

Rumah di Koridor Simatupang Ini untuk Milenial Bergaji Rp 10 Juta Per Bulan

Perumahan
ITDC: Lahan Enclave Terakhir di The Mandalika Dikosongkan Pemiliknya secara Mandiri

ITDC: Lahan Enclave Terakhir di The Mandalika Dikosongkan Pemiliknya secara Mandiri

Berita
Dukung Infrastruktur MotoGP, Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Internasional Lombok Praya Tuntas Oktober

Dukung Infrastruktur MotoGP, Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Internasional Lombok Praya Tuntas Oktober

Berita
4 Trik Bikin Taman Teras Rumah di Lereng Bukit

4 Trik Bikin Taman Teras Rumah di Lereng Bukit

Tips
[POPULER PROPERTI] REI Janji Beri Rumah di Daerah Masing-masing bagi Greysia/Apriyani

[POPULER PROPERTI] REI Janji Beri Rumah di Daerah Masing-masing bagi Greysia/Apriyani

Berita
Pencakar Langit 70 Lantai Bergoyang, China Larang Proyek Gedung Tinggi

Pencakar Langit 70 Lantai Bergoyang, China Larang Proyek Gedung Tinggi

Berita
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Dibangun, Butuh Dana Rp 2,27 Triliun

11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Dibangun, Butuh Dana Rp 2,27 Triliun

Berita
The Mandalika Masuki Tahap Pembangunan Infrastruktur Dasar Paket II

The Mandalika Masuki Tahap Pembangunan Infrastruktur Dasar Paket II

Berita
49.000 Tempat Tidur Baru Disiapkan untuk Isolasi Terpusat

49.000 Tempat Tidur Baru Disiapkan untuk Isolasi Terpusat

Berita
Produk Kasurnya Dipalsukan, Inoac Ingatkan Konsumen Teliti Sebelum Membeli

Produk Kasurnya Dipalsukan, Inoac Ingatkan Konsumen Teliti Sebelum Membeli

Berita
Berfungsi Kendalikan Banjir Jakarta, Ini Kabar Terbaru Bendungan Sukamahi dan Ciawi

Berfungsi Kendalikan Banjir Jakarta, Ini Kabar Terbaru Bendungan Sukamahi dan Ciawi

Berita
Selain Pebulutangkis, Greysia Polii Ternyata Pengembang Rumah Subsidi

Selain Pebulutangkis, Greysia Polii Ternyata Pengembang Rumah Subsidi

Berita
Co-Living Makin Popular, Perusahaan Singapura Tawarkan Layanan Lengkap

Co-Living Makin Popular, Perusahaan Singapura Tawarkan Layanan Lengkap

Berita
Pengeluaran Rumah Tangga Taiwan Diprediksi Tumbuh 2,4 Persen

Pengeluaran Rumah Tangga Taiwan Diprediksi Tumbuh 2,4 Persen

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X