Mengintip Bangunan Sekolah Nominator World Architecture Festival 2018

Kompas.com - 30/10/2018, 21:19 WIB
Proses konstruksi Sekolah Alfa Omega Dokumentasi RAW ArchitectureProses konstruksi Sekolah Alfa Omega

Gedung Sekolah Alfa Omega juga dirancang konsep yang terbuka dan dengan konsep passive cooling building, sehingga tidak memerlukan pendingin udara lagi

. Untuk itu, langit-langit bangunan dirancang dengan ketinggian tertentu yang dapat mengalirkan udara.

Baca juga: Merawat Semangat Belajar Kanak-kanak di Sekolah Berbahan Bambu

Konsep bangunan yang terbuka mampu meminimalisasi penggunaan energi. Realrich mengatakan, saat siang hari, ruangan kelas tidak memerlukan tambahan cahaya. Sedangkan pada malam hari, pencahayaan gedung menggunakan lampu LED.

Ini merupakan keinginan dari pengelola sekolah, agar siswa yang belajar merasa semakin dekat dengan alam.

"Karena memang mintanya begitu, lebih open dan enggak panas, enggak pakai listrik banyak-banyak," imbuh dia.

Material alam

Selain bentuk bangunan yang dibuat lebih tinggi, atap gedung sekolah juga menjadi salah satu daya tarik bangunan. Realrich memaparkan, bentuk atap sekolah dibuat melengkung dengan tujuan untuk menjaga kestabilan.

Realrich menambahkan, jika atap dibuat statis, maka bahan atau materialnya akan mudah tercabut ketika ada angin. 

Rangka utama atap terbuat dari besi, sedangkan rangka sekunder dibuat dari bambu. Rangka sekunder ini berfungsi untuk menopang daun penutup atap. 

"Kalau lengkung, dia (atap) jadi lebih stabil, lebih kuat, lebih aerodinamis," kata Realrich.

Daun nipah, menurut Realrich, digunakan sebagai insulator bangunan. Di bawah lapisan nipah, terdapat lapisan anti air yang berbentuk seperti membran plastik untuk menjaga ruangan tetap kering saat musim hujan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X