Kompas.com - 30/10/2018, 18:30 WIB
Signify secara resmi meluncurkan Philips MyCare LED dengan teknologi Interlaced Optics, di Jakarta, Selasa (30/10/2018). Hilda B Alexander/Kompas.comSignify secara resmi meluncurkan Philips MyCare LED dengan teknologi Interlaced Optics, di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Signify Indonesia secara resmi melansir produk terbaru Philips MyCare LED berteknologi interlaced optics.

Penggunaan teknologi yang sudah dipatenkan ini, diaplikasikan pada bohlam LED yang terinspirasi pola biji bunga matahari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pola biji bunga matahari ini mampu mengurangi silau dan terang berlebih yang ditimbulkan oleh pancaran cahaya tajam dari pusat bohlam hingga 35 persen.

Selain itu, pola ini juga mendistribusikan kembali cahaya dengan meningkatkan sudut pancaran cahaya sehingga dapat menerangi area yang lebih luas secara lebih merata.

Baca juga: Signify Didapuk sebagai Industry Leader 2018

Country Leader Signify Indonesia Rami Hajjar menuturkan, Signify terus memproduksi bohlam dengan inovasi teknologi yang mampu membuat nyaman dan aman penggunanya.

"Produk terbaru ini telah menaikkan standar nyaman untuk mata, meningkatkan faktor-faktor EyeComfort seperti mengurangi silau, tidak berkedip, dan distribusi cahaya yang merata, menjadikannya ideal untuk membaca, menulis, dan belaja," kata Rami di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Hal ini diperkuat dr Rina La Distia Nora, SpM(K), PhD, mewakili Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

Menurut dia, salah satu faktor penting yang dapat mendukung perawatan mata adalah pencahayaan berkualitas tinggi.

"Cahaya yang baik dibutuhkan untuk mendukung kegiatan yang membutuhkan visual, terutama bagi anak-anak,” kata Rina.

Rami mengklaim, bohlam ini dapat menghemat energi hingga 60 persen dibandingkan dengan lampu fluoresen padat, membuka jalan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Kendati memanfaatkan inovasi dan teknologi terbaru, namun harga bohlam LED ini tidak lebih mahal dibanding bohlam LED lainnya.

Country Marketing Manager Signify Indonesia Lim Sau Hong memastikan hal ini dengan tidak menaikkan harga satuan bohlam LED berteknologi nterlaced optics ini.

"Kami tidak menaikkan harga, sama dengan harga bohlam lainnya. Kami ingin menebar kebaikan, karena sejarah panjang antara Indonesia dan Signify melalui produk Philips," ucap Sau Hong.

Dia menambahkan, produk anyar dengan interlaced optics untuk fiting E27, tersedia dalam dua pilihan warna, putih (dingin siang hari) dan kuning (putih hangat), dengan daya 4W, 6W, 8W, 10W dan 12W. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.