Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kontrak Investasi Tol Rp 34,3 Triliun Disepakati

Kompas.com, 12 Oktober 2018, 15:08 WIB
Erwin Hutapea,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com -  Acara Indonesia Investment Forum 2018 yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan IMF-World Bank Annual Meetings 2018, di Nusa Dua, Kamis (11/10/2018), diwarnai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara badan usaha jalan tol (BUJT) dengan perbankan dan lembaga keuangan.

Ada lima perjanjian yang ditandatangani menyangkut investasi jalan tol senilai Rp 34,3 triliun.

Pertama, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menerbitkan instrumen investasi berupa Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-Dinfra) senilai 112 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun. Ini merupakan dana investasi infrastruktur BUMN pertama di Indonesia.

Baca juga: Investasi Tol Desari Rp 4,9 Triliun

Perjanjian kedua yaitu penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Bank Mandiri, AIA, Taspen, Wana Artha, Allianz, dan Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) senilai 224 juta dollar AS atau lebih kurang Rp 3,4 triliun.

Kesepakatan ketiga, kredit investasi senilai 523 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,9 triliun dan pinjaman Credit Default Swap (CDS) 392 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,9 triliun dari Bank Mega kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk pembangunan ruas tol Pekanbaru - Dumai.

Perjanjian keempat, yaitu asset monetization senilai 336 juta dollar AS atau lebih kurang Rp 5,1 triliun oleh PT Hutama Karya bekerja sama dengan ICBC, MUFG, Permata Bank, dan SMI.

Kerja sama kelima adalah kredit sindikasi 684 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,3 triliun dan pinjaman CDS sebesar 388 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,1 triliun kepada Hutama Karya dari Bank Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga, dan PT SMI.

Jalan Tol Kartasura - Sragen di Jawa Tengah.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jalan Tol Kartasura - Sragen di Jawa Tengah.

Kelima penandatanganan itu disaksikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, anggaran pembangunan infrastruktur di Kementerian PUPR dalam empat tahun terakhir rata-rata Rp 105 triliun.

Namun, ternyata kebutuhan lebih besar lagi sehingga memerlukan alternatif pembiayaan lain di luar APBN, di antaranya melalui skema investasi dan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Melalui pembangunan tol dengan skema KPBU, keterhubungan antar-wilayah akan lebih cepat tersambung dan manfaatnya lebih cepat dirasakan.

“Melalui KPBU insya Allah, proyek yang sudah dimulai akan selesai karena tidak bergantung siklus APBN dan dapat diawasi oleh banyak pihak,” ujar Basuki melalui pernyataan tertulis, Jumat (12/10/2018).

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau