5. Rumah tradisional Sulawesi tahan gempa dan tsunami
Bangunan tradisional Indonesia merupakan hasil dari pengetahuan masyarakat yang hidup selaras dengan lingkungan.
Rifai Mardin, dosen teknik arsitektur dari Universitas Tadulako, menuturkan, masyarakat zaman dulu telah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kondisi wilayah tempat tinggalnya.
Pengetahuan ini tercermin dalam berbagai tradisi, termasuk dalam merancang bangunan.
"Local wisdom ini sebenarnya masih terbawa sampai saat ini dengan bentuk bangunan yang relatif siap terhadap gempa," tutur Rifai kepada Kompas.com, Sabtu (6/10/2018).
Rifai mengatakan, masyarakat terdahulu memang sudah hidup dengan gempa. Maka dari itu budaya lokal juga mencerminkan antisipasi jika terjadi bencana, termasuk dalam merancang bangunan. Salah satunya pada rumah adat Sulawesi.
"Intinya semua bangunan tradisional atau bangunan vernakular di zamannya tentu sudah memperhitungkan permasalahan sekitar," ujar Rifai.
Baca juga: Rumah Tradisional Sulawesi, Tahan Gempa dan Tsunami
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.