Kompas.com - 26/09/2018, 15:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menciptakan rumah instan sederhana sehat (risha) yang bisa menjadi solusi alternatif rumah layak huni dengan harga terjangkau.

Sesuai dengan namanya, rumah ini dirancang menggunakan material yang praktis dan mudah dikerjakan.

"Ini rumah yang simpel, pengerjaannya bisa dilakukan oleh siapa pun," ujar Kepala Seksi Balitbang Tata Bangunan dan Lingkungan Puslitbang Perumahan dan Permukiman, Balitbang, Kementerian PUPR Muhajirin, di Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Baca juga: Begini Tampilan Risha yang Dikritik Fahri Hamzah

Dia menjelaskan, struktur bangunan risha terdiri dari tiga macam panel. Terbuat dari bahan beton bertulang yang merupakan campuran semen, pasir, dan kerikil dengan porsi tertentu.

Ketiga macam panel itu yakni panel 1 yang tebalnya 2,5 sentimeter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 120 sentimeter. Panel ini dikelilingi bingkai berukuran 6 sentimeter x 10 sentimeter.

Kemudian, panel 2 berukuran tebal 2,5 sentimeter, lebar 20 sentimeter, dan tinggi 120 sentimeter. Panel ini juga dikelilingi bingkai berukuran 6 sentimeter x 10 sentimeter.

Berikutnya, panel 3 yang berfungsi sebagai penyambung di bagian sudut berukuran tebal 2,5 sentimeter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 30 sentimeter.

Sama dengan panel 1 dan 2, panel 3 pun dikelilingi bingkai berukuran 6 sentimeter x 10 sentimeter.

"Struktur risha terdiri dari panel 1 dan 2 untuk balok dan kolom, serta panel 3 untuk di sudut," ucap Muhajirin.

Di setiap panel terdapat tiga lubang untuk mur dan baut yang berfungsi menyambung antar-panel.

Halaman:



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.