Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Shifting" Konsumen, Peluang Besar untuk Hunian di Bawah Rp 1 Miliar

Kompas.com, 22 September 2018, 17:10 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Jadwal peluncuran menara kedua ini dilakukan secara paralel, tepat setelah topping off atau tutup atap menara pertama pada Juli 2019.

Harga yang ditawarkan, kata Agus, sekitar Rp 16 juta hingga 17 juta per meter persegi. Angka ini 7 persen hingga 8 persen di atas harga menara pertama.

"Harga perdana menara pertama sekitar Rp 300 jutaan. Saat ini telah menyentuh angka Rp 400 jutaan," imbuh dia.

Tak pernah turun

Strategi serupa juga diterapkan PT Jaya Real Property Tbk (JRP) yang fokus pada produk di bawah Rp 1 miliar. Mereka berkeyakinan untuk segmen pasar apartemen ini masih terus bergerak.

Alasan lainnya, menurut General Manager Property Development 2 JRP Muhammad Abdulrahman Fadil hunian merupakan kebutuhan pokok yang demand-nya tak pernah turun. 

Karena itu, JRP masih mampu meraup Rp 420 miliar dari 689 unit terjual Menara Alexandria  dari Apartemen Silk Town, hingga Agustus 2018. Sementara unit sisa sebanyak 180 unit dengan taksiran penjualan senilai Rp 180 miliar.

"Kami berencana melansir menara kedua bulan Mei tahun 2019 mendatang," cetus Fadil.

Motivasi serupa juga melatarbelakangi PT Bakrie Pangripta Loka (BPL) yang berencana melansir produk di bawah Rp 1 miliar.

Perusahaan yang merupakan kongsi strategis antara Perum Perumnas dan PT Bakrieland Development Tbk yang membangun Sentra Timur Residence itu pada Desember 2018 ini akan menawarkan menara baru pasca diserahterimakannya menara Sapphire.

Ilustrasi apartemenThinkstock Ilustrasi apartemen
Harganya serentang Rp 15,5 juta per meter persegi. Sama seperti harga Menara Sapphire saat pertama kali dilansir pada 2017 lalu.

GM Sales Sentra Timur Residence Ibah Djauhari menuturkan, menara Shappire dirancang sebanyak 607 dengan total luas bangunan 26.388 meter persegi dan terdiri dari 28 lantai.

"Antusiasme pasar apartemen kelas menengah ke bawah masih tetap tinggi. Penjualan Sapphire sudah 90 persen. Kami akan melanjutkannya dengan menara berikutnya," kata Ibah.

Lajunya penjualan Sentra Timur Residence, kata dia, karena kebutuhannya demikian tinggi. Di samping itu, kawasan Pulogebang yang merupakan lokasi apartemen ini dikelilingi pusat pemerintahan Kota Jakarta Timur.

"Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan yang bekerja di kawasan industri Cakung, Pulogadung, dan sekitarnya adalah pasar potensial dari apartemen ini, sehingga penjualan dan sewa terus bergerak," tambah Ibah.



 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau