Mudik 2019, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dibuka Fungsional

Kompas.com - 11/09/2018, 19:37 WIB
Kondisi pekerjaan konstruksi proyek Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada Senin (10/9/2018). Pekerjaan konstruksi ini hampir mencapai 50 persen. PT Jasa Marga (Persero) TbkKondisi pekerjaan konstruksi proyek Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada Senin (10/9/2018). Pekerjaan konstruksi ini hampir mencapai 50 persen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekerjaan konstruksi Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) hampir mencapai 50 persen. Jalan sepanjang 36,4 kilometer ini ditargetkan dapat dibuka fungsional atau sementara saat Lebaran 2019.

"Kami berharap, saat arus mudik Lebaran tahun 2019, jalan tol ini sudah bisa beroperasi fungsional dengan progres mencapai 85 persen-90 persen. Kami harapkan ini semua dapat tercapai," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani dalam keterangan tertulis, Selasa (11/9/2018).

Sebelumnya, Desi sempat mengecek pekerjaan konstruksi tol yang terbentang dari Cikunir sampai Karawang Barat itu, pada Senin (10/9/2018) malam.

Pengecekan malam hari dilaksanakan lantaran pekerjaan konstruksinya baru dimulai pukul 23.00-05.00 WIB.

Ada tiga pekerjaan teknis yang disambangi Desi, yaitu pemutaran sosro bahu di KM 20+700, pemasangan steel box girder di KM 23+200, dan pemasangan pier head segmental di KM 23+050.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani saat mengecek pekerjaan konstruksi Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), Senin (10/9/2018) malam.PT Jasa Marga (Persero) Tbk Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani saat mengecek pekerjaan konstruksi Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), Senin (10/9/2018) malam.

Desi menuturkan, pekerjaan tol layang yang berbarengan dengan proyek lain seperti light rail transit (LRT) dan Jalan Tol Cibitung-Cilincing, membuat pengguna jalan tak nyaman.

"Tapi, memang ini harus kami lakukan karena kalau tidak dilakukan, kemacetan Jakarta-Cikampek akan lebih parah lagi. Kami mohon maaf dan kepada pengguna jalan harap bersabar sampai pertengahan tahun depan sehingga proyek ini benar-benar beroperasi dan bisa membagi kepadatan ruas Jakarta-Cikampek eksisting," tutur dia.

Untuk diketahui, Tol Layang Jakarta-Cikampek dibangun di atas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

Jalan tol yang akan dikelola PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) ini terdiri dari dua area, yaitu area Cikunir-Cikarang Utama dan Cikarang Utama-Karawang Barat.

Kondisi pekerjaan konstruksi proyek Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada Senin (10/9/2018). Pekerjaan konstruksi ini hampir mencapai 50 persen.PT Jasa Marga (Persero) Tbk Kondisi pekerjaan konstruksi proyek Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada Senin (10/9/2018). Pekerjaan konstruksi ini hampir mencapai 50 persen.

Nantinya, jalan tol ini berfungsi untuk mengurangi kepadatan panjang yang berada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek merupakan jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung.

Jalan tol ini juga dapat menunjang distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X