Kompas.com - 10/09/2018, 20:22 WIB
Suasana riuh mewarnai nonton bareng pertandingan final bulutangkis antara pasangan ganda Indonesia di Zona Bhin Bhin, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELASuasana riuh mewarnai nonton bareng pertandingan final bulutangkis antara pasangan ganda Indonesia di Zona Bhin Bhin, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018).

Kesuksesan kedua adalah dari sisi prestasi. Hal itu terbukti dengan perolehan 31 medali emas yang membuat Indonesia berada di peringkat keempat.

"Dengan memperoleh 31 emas, kita berada di posisi keempat. Siapa sangka kita bisa mendapat emas sebanyak itu," ujar Basuki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Berkat Asian Games, Hotel di Jakarta Terisi Seratus Persen

Dia pun mengatakan, tidak ada yang menyangka bahwa Asian Games 2018 bisa berjalan dengan lancar meskipun dipersiapkan hanya dalam waktu yang singkat.

"Siapa sangka kita bisa menyelengarakan Asian Games yang demikian lancar hanya dalam waktu 1,5 tahun," lanjutnya.

Biasanya persiapan yang diperlukan suatu negara untuk ajang olahraga sekelas Asian Games paling tidak empat tahun.

Kesuksesan ketiga yaitu renovasi berbagai prasarana dan sarana. Basuki menerangkan, menjelang Asian Games 2018, Indonesia sebagai tuan rumah harus menyiapkan 76 venue.

Sebanyak 32 venue menjadi tanggung jawab langsung Kementerian PUPR, 14 venue ditangani Pemprov DKI Jakarta, 10 venue oleh Pemprov Sumsel, 2 venue oleh Pemprov Jawa Barat, dan 18 venue dikoordinasi oleh Inasgoc.

"Semuanya ini dapat penghargan dari Bapak Wakil Presiden. Ini adalah apresiasi dari pemerintah atas kerja kita bersama," imbuhnya.

Pesilat putra Indonesia, Pipiet Kamelia meluapkan kegembiraan setelah meraih medali emas pada partai final nomor kelas D putri 60 kg sampai 65 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Ia mengalahkan pesilat asal Vietnam Nguyen Thi Cam Nhi.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Pesilat putra Indonesia, Pipiet Kamelia meluapkan kegembiraan setelah meraih medali emas pada partai final nomor kelas D putri 60 kg sampai 65 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Ia mengalahkan pesilat asal Vietnam Nguyen Thi Cam Nhi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.