Salin Artikel

Tak Boleh Ada yang Mengklaim, Asian Games Sukses Bersama

Mereka yang diberi penghargaan antara lain, perusahaan swasta, instansi pemerintah, perorangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Pemprov Sumatera Selatan, konsultan, dan lain-lain.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, kesuksesan Asian Games ke-18 tersebut merupakan prestasi bersama dan tidak boleh ada pihak yang mengklaim, bahwa ini prestasi Pemprov DKI, Pemprov Sumatera Selatan, atau Kementerian PUPR.

"Tidak boleh ada yang mengklaim kesuksesan ini sendiri," tegas Basuki dalam acara pemberian penghargaan di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Basuki melanjutkan, semua pihak telah bekerja sama dengan baik yang diwujudkan dalam bentuk pembangunan dan renovasi sejumlah prasarana, sarana, dan infrastruktur pendukung untuk ajang olahraga terakbar di Asia itu.

Kesuksesan yang diperoleh itu menyangkut tiga hal, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, serta sukses prasarana dan sarana.

Tiga hal yang dianggap sukses dalam Asian Games ini, yakni sukses penyelenggaraan, prestasi, serta prasarana dan sarana," kata Basuki.

Dia menjelaskan, kesuksesan yang pertama dari sisi penyelenggaraan terwujud dalam pelayanan kepada kontingen dari 45 negara peserta.

Para anggota kontingen itu bertanding di 40 cabang olahraga dan 462 nomor yang dipertandingkan.

Kesuksesan kedua adalah dari sisi prestasi. Hal itu terbukti dengan perolehan 31 medali emas yang membuat Indonesia berada di peringkat keempat.

"Dengan memperoleh 31 emas, kita berada di posisi keempat. Siapa sangka kita bisa mendapat emas sebanyak itu," ujar Basuki.

"Siapa sangka kita bisa menyelengarakan Asian Games yang demikian lancar hanya dalam waktu 1,5 tahun," lanjutnya.

Biasanya persiapan yang diperlukan suatu negara untuk ajang olahraga sekelas Asian Games paling tidak empat tahun.

Kesuksesan ketiga yaitu renovasi berbagai prasarana dan sarana. Basuki menerangkan, menjelang Asian Games 2018, Indonesia sebagai tuan rumah harus menyiapkan 76 venue.

Sebanyak 32 venue menjadi tanggung jawab langsung Kementerian PUPR, 14 venue ditangani Pemprov DKI Jakarta, 10 venue oleh Pemprov Sumsel, 2 venue oleh Pemprov Jawa Barat, dan 18 venue dikoordinasi oleh Inasgoc.

"Semuanya ini dapat penghargan dari Bapak Wakil Presiden. Ini adalah apresiasi dari pemerintah atas kerja kita bersama," imbuhnya.

https://properti.kompas.com/read/2018/09/10/202208121/tak-boleh-ada-yang-mengklaim-asian-games-sukses-bersama

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.