Perkembangan Konstruksi Jembatan Pulau Balang 58,23 Persen

Kompas.com - 06/09/2018, 19:00 WIB
Progres konstruksi Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur, Kamis (6/9/2018). KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDERProgres konstruksi Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur, Kamis (6/9/2018).

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Perkembangan pembangunan Jembatan Pulau Balang di Provinsi Kalimantan Timur sudah mencapai 58,23 persen per 2 September 2018.

Sementara serapan dananya 60,48 persen dari total nilai kontrak Rp 1,33 triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jembatan Pulau Balang II Edwin Suratman mengungkapkan hal tersebut kepada Kompas.com, Kamis (6/9/2018).

"Kontrak pembangunan diteken pada 21 Agustus 2015 dan pekerjaan dimulai September tahun yang sama. Meskipun ada kendala yang dihadapi, namun kami optimistis bisa selesai sesuai jadwal yang ditetapkan pada 27 November 2019," tutur Edwin.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jembatan Pulau Balang Edwin Suratman tengah berbincang dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Pulau Balang Bismo Seno, Kamis (6/9/2018).KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jembatan Pulau Balang Edwin Suratman tengah berbincang dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Pulau Balang Bismo Seno, Kamis (6/9/2018).
Menurut Edwin ada dua kendala utama dalam membangun jembatan yang menghubungkan Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam ini.

Pertama dan yang utama saat dilakukan tiang pancang di laut yang ternyata dasarnya adalah batu. Butuh waktu satu tahun untuk memasang 144 tiang pancang.

Kendala kedua adalah perubahan cuaca yang mengakibatkan ketersediaan material dan bahan bangunan menjadi terhambat.

Material untuk membangun Jembatan Pulau Balang ini didatangkan dari Makassar untuk semen, pasir agregat dari Palu, dan fly ash dari Paiton.

Progres konstruksi Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur, Kamis (6/9/2018).KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Progres konstruksi Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur, Kamis (6/9/2018).
Pembangunan Jembatan Pulau Balang mencakup jembatan utama model cable stayed sepanjang 804 meter dengan ketinggian 29 meter dan konfigurasi bentang antar dua pylon sepanjang 402 meter.

Panjang jembatan ini menjadikannya sebagai jembatan kabel pancang terpanjang kedua setelah Jembatan Suramadu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X