Gagal Dikelola, Taipei Living Mall Bakal Dijual

Kompas.com - 31/08/2018, 19:00 WIB
Mal. www.shutterstock.comMal.

KOMPAS.com – Pengelola Taipei Living Mall, kompleks pusat perbelanjaan di Taiwan, berencana menjual aset propertinya dengan harga 1,23 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18,1 triliun.

Core Pacific City selaku pemilik dan pengelola mal itu mengatakan bahwa terjadi kegagalan dalam manajemen proyek tersebut.

Baca juga: Orang Asia Mendominasi Investasi Properti Dunia

Biaya pembangunan area komersial ini diperoleh dari dana pinjaman sebesar Rp 5,7 triliun sekitar 20 tahun yang lalu. Utang tersebut akan jatuh tempo tahun depan.

Sesuai perhitungan pengelolanya, pusat perbelanjaan yang berdiri di atas lahan seluas 16.483 meter persegi itu bisa menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi jika mal itu diubah menjadi properti mewah yang disewakan.

Taipei Living Mall merupakan properti komersial terbesar di Taiwan yang dijual dalam beberapa dekade terakhir.

Menurut General Manager Cushman and Wakefield Taiwan Billy Yen, saat ini bukan waktu yang bagus untuk menjual properti.

“Saya merekomendasikan perubahan harga dan pemilik menerima saran itu," ujar Billy Yen, seperti dipublikasikan Retailnews.asia.

Dia menambahkan, harga aset properti itu bisa jauh lebih tinggi jika menunggu waktu yang tepat.

Namun, sejauh ini sejumlah investor dari Singapura, Hong Kong, dan China telah menyatakan minat untuk mengambil alih pusat perbelanjaan itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X