Tertarik Bisnis Properti Syariah? Hilangkan Ketergantungan pada Bank

Kompas.com - 19/08/2018, 16:00 WIB
Ilustrasi rumah Kementerian PUPRIlustrasi rumah

Karena tidak melibatkan perbankan, Rosyid mengatakan, transaksi jual beli pun juga semakin mudah. Calon pembeli tidak perlu khawatir tidak lolos proses BI checking.

Baca juga: Marak, Properti Konvensional Jadi Syariah

Pengembang hanya melakukan verifikasi terhadap kemampuan membayar calon pembeli. Setelah itu, kedua belah pihak akan membuat kesepakatan soal tenor pembayaran.

Semakin besar uang muka dan cicilan yang dibayarkan, tentu tenor akan semakin singkat. Demikian pula sebaliknya. Bila uang muka dan cicilan semakin kecil, maka tenor yang dibayarkan semakin panjang.

Kemudahan seperti itu, menurut Rosyid, yang membuat banyak masyarakat melirik properti syariah. Alahsil, tak jarang proyek properti syariah sold out dengan cepat sesaat setelah ditawarkan di pasar.

"Kalau pengembang yang paradigmanya sudah ngeblok, pasti nolak (cara ini). Tapi bismillah kami jalan kok, tidak ada yang kami langgar kok, semua aturan pemerintah kami penuhi," tutup Rosyid.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X