b. Mortar : 1 ember semen, 4 ember pasir, dan air secukupnya
c. Fondasi: terbuat dari batu kerikil atau batu kali yang keras.
d. Kayu yang digunakan harus berkualitas baik, keras, berwarna gelap, tidak ada keretakan, dan lurus.
Struktur Utama
a. Ukuran minimum fondasi: Jika keadaan tanah cukup keras, fondasi batu dapat dibuat dengan ukuran:
b. Balok pengikat/slof
c. Spesifikasi Kolom
d. Balok Pengikat/Ring
Struktur Atap
a. Bingkai ampig: terbuat dari struktur beton bertulang, dengan ukuran 15 x 12 sentimeter.
b. Ampig terbuat dari susunan bata dengan komposisi adukan 1 semen : 4 pasir, dan diplester.
c. Pada bagian gunung gunung atau ampig terbuat dari pasangan bata yang diplester.
d. Bahan ringan seperti papan dan GRC (Glassfiber Reinforced Cement) dianjurkan untuk meminimalisir dampak jika ampig roboh.
Konstruksi atap Pembangunan Rumah Aman Gempa
a. Diameter angkur: 10 milimeter, dipasang dengan panjang 40 sentimeter setiap 6 lapis bata.