Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

Kompas.com, 20 Juli 2018, 10:13 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah ditandatanganinya Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) oleh PT Hutama Karya (Persero), Tol Pekanbaru-Padang diperkirakan bakal menjadi tol terpanjang yang dimiliki Indonesia.

Jalan tol ini dirancang sepanjang 254,8 kilometer dan menelan investasi Rp 80,4 triliun. Jalan bebas hambatan yang menghubungkan Kota Pekanbaru dan Padang ini terbagi 14 seksi.

Seksi 1-2 Pekanbaru-Bangkinang, Seksi 3-7 Bangkinang-Payakumbuh, Seksi 8-12 Payakumbuh-Sicincin, dan Seksi 13-14 Sicincin-Padang.

Konstruksinya ditargetkan selesai pada 2025, seiring proses pembebasan lahan yang diperlukan dapat rampung pada 2021.

"Dengan ditandatanganinya perjanjian pengusahaan jalan tol ini, kami berharap dapat mempercepat proses pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Padang," kata Direktur Utama PT HK Bintang Perbowo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/7/2018).

Di samping tol ini, ada pula beberapa ruas tol dengan panjang ratusan kilometer yang kini juga tengah dikerjakan.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Kompas.com dari data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), setidaknya ada lima ruas lain yang memiliki panjang di atas 100 kilometer.

Berikut data selengkapnya:

1. Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189,2 km)

Tol ini merupakan bagian dari ruas Tol Trans-Sumatera yang turut digarap PT Hutama Karya (Persero).

Proyek Jalan Tol Terbanggi Besar-Bakauheni, Lampung. Gambar diambil Jumat (6/11/2015).Arimbi Ramadhiani Proyek Jalan Tol Terbanggi Besar-Bakauheni, Lampung. Gambar diambil Jumat (6/11/2015).
Terbagi ke dalam dua seksi yaitu Seksi 1 Terbanggi Besar-Pematang Panggang sepanjang 112,2 kilometer dan Seksi 2 Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 kilometer.

Saat ini progres pembebasan tanah telah mencapai 88,08 persen. Sementara, progres konstruksi telah mencapai 63,53 persen.

Ditargetkan, tol yang menelan investasi Rp 21,95 triliun itu dapat beroperasi akhir tahun ini.

2. Tol Probolinggo-Banyuwangi (172,91 km)

Jalan tol ini akan menjadi jalan bebas hambatan terpanjang di jalur Tol Trans-Jawa. Digarap PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, pembangunan tol ini menelan investasi sebesar Rp 23,39 triliun.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau