Rumah Baru Zohri Dilengkapi Furnitur dan Siap Huni

Kompas.com - 19/07/2018, 18:00 WIB
Sigar Panjalin Residence, Lombok Utara, NTB.Dokumentasi REI NTB Sigar Panjalin Residence, Lombok Utara, NTB.

JAKARTA, KOMPAs.com -  Lalu Muhammad Zohri. Anak muda 18 tahun ini baru saja menjadi yang terbaik di dunia untuk lomba lari 100 meter U-20 IAAF di Finlandia.

Atas prestasinya ini, banyak pihak yang ingin memberikan apresiasi. Tidak saja dari pemerintah, terutama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan merenovasi rumah lama, dan menyediakan rumah baru bagi Zohri, melainkan pihak swasta.

Baca juga: Rumah Baru untuk Zohri Tipe 36 Meter Persegi

Adalah Real Estate Indonesia (REI), perkumpulan pengembang properti yang turut mengganjar Zohri dengan sebuah rumah.

Ketua DPP REI Soelaeman Soemawinata menuturkan rumah yang menjadi tanda apresiasi ini sudah tersedia. Jadi, tidak perlu menunggu waktu lama untuk Zohri menempatinya.

"Rumah ini dibangun oleh pengembang anggota DPD REI Nusa Tenggara Barat (NTB). Sudah jadi, ada beberapa pilihan. Tapi kita sudah pilihkan untuk Zohri," tutur Soelaeman yang karib disapa Eman, kepada Kompas.com, Kamis (19/7/2018).

Sigar Panjalin Residence, Lombok Utara, NTB.Dokumentasi REI NTB Sigar Panjalin Residence, Lombok Utara, NTB.
Rumah siap huni (ready stock) berukuran 30/80 ini berada di dalam kompleks Perumahan Sigar Panjalin Residences, Kavling D3, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, NTB. 

Bukan rumah kosong, tentu saja, melainkan dilengkapi dengan perangkat rumah tanggak di dalamnya. Sebut saja sofa tamu, meja dan kursi makan, tempat tidur, kompor gas, pengatur suhu udara, dan lain-lain.

"Semua sudah siap. Tinggal merapikan pekerjaan taman depan dan belakang rumah," imbuh Eman.

Terkait serah terima kunci rumah ini, Eman belum dapat memastikan karena masih harus menunggu kesepakatan dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Sebelumnya, Ketua Kehormatan REI MS Hidayat menyatakan pemberian rumah ini telah dikoordinasikan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi.

"Kami berinisiatif dan pas ketika Gubernur dan saya telponan," kata MS Hidayat. 

 

 

(YOPHIANDI)



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X