Mengurus IMB Rumah Sangat Mudah

Kompas.com - 17/07/2018, 18:28 WIB
Ilustrasi rumah Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRIlustrasi rumah

Untuk wilayah DKI Jakarta misalnya, syarat khusus rumah tinggal mencakup gambar arsitektur bangunan yang terdiri atas gambar situasi, denah, tampak dua arah, detail sumur resapan air dan hujan, pagar, dan instalasi pengolahan limbah.

Peraturan ini mengacu pada SK Gubernur Nomor 76 Tahun 2000 tentang Tata Cara Memperoleh IMB, Izin Penggunaan Bangunan dan Kelayakan Menggunakan Bangunan di Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Sedangkan untuk wilayah Kota Surakarta, mengacu pada Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Bangunan Gedung.

Persyaratan khusus yang harus disiapkan meliputi rekomendasi teknis dari instansi yang berwenang sesuai fungsi bangunan, gambar dan perhitungan teknis konstruksi untuk bangunan berkonstruksi baja serta gambar utilitas.

Persyaratan khusus tidak hanya mencakup kebutuhan dokumen perizinan saja, namun juga berdasarkan kondisi geografis suatu daerah.

Hanya tiga hari di Surakarta

Kini mengurus IMB rumah tinggal sangat mudah, bahkan hanya memerlukan waktu kurang dari satu minggu, jika dokumen persyaratannya lengkap.

Di Kota Surakarta misalnya, masyarakat bisa memperoleh IMB hanya dalam waktu tiga hari jika semua persyaratannya sudah lengkap.

“Bangunan untuk rumah tinggal waktunya cepat, hari ini masuk, berkas lengkap, besok disurvei, sudah bisa bayar dan sudah dapat IMB nya,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Surakarta Toto Armanto kepada Kompas.com, Senin (16/7/2018).

Proses pengajuan sendiri tergolong sangat singkat dimana pada hari pertama masyarakat memasukkan berkas, maka pada hari kerja selanjutnya akan ada petugas yang langsung melakukan survei lapangan.

Menurut Toto, survei lapangan diperlukan megingat sebagian masyarakat masih salah saat memasukkan berkas.

Dari survei tersebut maka akan diketahui permohonan IMB lolos atau tidak. Jika lolos, maka pemohon sudah bisa langsung membayar biaya retribusi IMB. Selanjutnya pada hari ketiga, IMB sudah bisa didapatkan.

Sedangkan biaya yang harus dikeluarkan dihitung berdasarkan luas bangunan. Setiap daerah memiliki tata cara dan aturan yang berbeda tentang biaya retribusi. Untuk Kota Surakarta, biaya yang harus dibayarkan dihitung per meter persegi.

Untuk bangunan rumah tinggal di Surakarta biayanya sebesar Rp 35.000 per meter persegi. Sehingga total biaya yang dikeluarkan pemohon berdasarkan luas bangunan yang didaftarkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X