Jasa Marga Anggap Integrasi Tol JORR sebagai Efisiensi

Kompas.com - 29/06/2018, 14:13 WIB
Petugas gardu Jasa Marga sedang melayani pengemudi untuk membayar tol. Dokumentasi Jasa MargaPetugas gardu Jasa Marga sedang melayani pengemudi untuk membayar tol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan pemerintah mengenak integrasi tarif tol JORR menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan masyarakat dan pelaku usaha.

Respons yang muncul di antaranya dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai salah satu badan usaha jalan tol (BUJT).

Integrasi tarif dianggap sebagai efisiensi karena kendaraan yang tadinya harus melewati beberapa gerbang tol nantinya cukup melewati satu gerbang tol saja.

Baca juga: Pengusaha Truk: Integrasi Tarif Tol JORR Pangkas Biaya dan Kemacetan

"Secara keseluruhan, integrasi untuk efisiensi, itu kata kuncinya," ujar AVP Corporate Communications PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru kepada Kompas.com, Kamis (28/6/2018).

Dia mencontohkan kendaraan dari Bandara Soekarno-Hatta ke arah Jakarta harus melewati tiga gerbang tol, yaitu di Kamal, Kayu Besar, dan Meruya.

Nantinya setelah integrasi, kendaraan cukup melewati satu gerbang tol di Kamal.

"Misalnya dari bandara, lewat Kamal, Kayu Besar, dan Meruya. Nanti cukup satu kali di Kamal," kata Heru.

Dia menambahkan, gerbang tol itu dibangun oleh BUJT atau pengelola tol yang berbeda sehingga tarifnya juga beda dan tidak efisien. Nantinya sejumlah gerbang tol akan dibongkar.

"Dulu dibangun sepotong-sepotong, setiap ketemu BUJT berhenti karena barrier, enggak efisien," imbuhnya.

Menurut Heru, selama ini banyak orang yang bicara bahwa integrasi tarif itu mengakibatkan kenaikan biaya, misalnya dari Rp 9.500 ke Rp 15.000.

Hal itu juga bisa dinilai sebagai penerapan sistem yang lebih terbuka dengan mengurangi batas antar-gerbang tol.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X