Dikaji, Diskon Bagi Pengguna Tol JORR Jarak Dekat

Kompas.com - 25/06/2018, 13:50 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memberi sambutan saat peresmian Jalan Tol Rembang-Pasuruan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (22/6/2018) di Pasuruan, Jawa Timur. Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memberi sambutan saat peresmian Jalan Tol Rembang-Pasuruan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (22/6/2018) di Pasuruan, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengkaji pemberian diskon bagi kendaraan pribadi yang akan melintas di Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) untuk jarak dekat.

Hal ini menyusul rencana pengintegrasian tarif, sehingga membuat biaya yang harus dikeluarkan pengguna kendaraan pribadi lebih mahal.

Bila integrasi dilaksanakan, besaran tarif yang harus dibayar pengguna kendaraan Golongan I untuk jarak dekat melonjak 36,6 persen dari Rp 9.500 menjadi Rp 15.000.

Baca juga: Integrasi Tol JORR, Tarif Jarak Dekat Lebih Mahal

"Mungkin (akan dikaji), makanya kita lihat tujuannya dulu. Jangan kabarnya ini kenaikan terselubung, enggak ada urusan kayak gitu buat saya," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Mabes Polri, Senin (25/6/2018).

Basuki mengaku, membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk membahas rencana pemberian diskon ini, termasuk penerapan integrasi tersebut.

Jalan Tol Akses Tanjung Priok Dibagi dalam lima seksi.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jalan Tol Akses Tanjung Priok Dibagi dalam lima seksi.
Sebab, menurut dia, rencana integrasi ini telah ditunggu oleh banyak pihak, terutama mereka para pelaku usaha angkutan logistik.

"Mungkin, ya seminggu inilah karena pengusaha menunggu betul itu. Jadi tujuan utamanya memang buat logistik," cetusnya.

Baca juga: Kenaikan Tarif Tol JORR Dianggap Wajar

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, besaran diskon yang akan diberikan tergantung dari hasil kajian yang nanti akan dilakukan.

Saat ini pihaknya masih mengevaluasi rencana penerapan kebijakan integrasi tersebut.

"Kalau tadi kan beliau menyampaikan dengan diskon akan kita kaji dengan diskonnya," kata Herry.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X