Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berita Menarik: Masjid di Tengah Jalan Tol hingga Jembatan Kalikuto

Kompas.com, 6 Juni 2018, 11:43 WIB
Erwin Hutapea,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan masjid berwarna hijau di tengah jalan tol Batang-Semarang menjadi berita paling populer di kanal Properti Kompas.com, Selasa (5/6/2018).

Selain itu, berita tentang desain untuk sekolah perbatasan Indonesia yang dipamerkan di Venezia juga menyita banyak perhatian pembaca.

Berikut ini daftar lengkap berita terpopuler:

1. Ada masjid di tengah jalan tol Batang-Semarang 

Struktur dua lantai ini tampak kokoh berdiri di tengah-tengah Jalan Tol Batang-Semarang Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak. 

Jami Baitul Mustaghfirin. Itulah nama yang tersemat di dinding masjid bersepuh hijau muda dengan aksen lis hijau tua.

Rumah bagi orang-orang yang senantiasa mengingat Sang Khalik, pencipta kita manusia, semesta alam, dan segala isinya itu tampak bergeming di tengah aktivitas percepatan pembangunan infrastruktur.

Masjid ini berdiri kokoh dan masih digunakan warga sekitar sebagai tempat beribadah. Bahkan, hingga Minggu (3/6/2018), shalat masih digelar di masjid ini.

"Usai Lebaran 2018, masjid ini akan dibongkar. Namun, sebelum masjid pengganti rampung terbangun, rumah ibadah dengan lantai bersemu hijau ini belum akan dibongkar," ujar seorang tukang bangunan yang tengah mengecat dinding masjid yang terkelupas dengan warna putih.

Baca berita lengkapnya di sini: Masjid Hijau Itu Berada di Tengah Tol Batang-Semarang...

2. Desain sekolah perbatasan Indonesia dipamerkan di Venezia

Di kota Venesia, Italia, dari 27 Mei sampai 27 November 2018, sebanyak 11 arsitek dari firma arsitek Indonesia menyuguhkan narasi, instalasi, ilustrasi digital, sampai konstruksi maket-maket arsitektural sekolah-sekolah di tapal batas atau biasa disebut daerah terdepan Indonesia.

Dari kuratorial yang disusun oleh Budi Pradono dengan firma Budi Pradono Architects, arsitek-arsitek itu ditantang menggambarkan Indonesia yang berbeda.

Sebuah proyek collareral event di Biennial Arsitektur Venesia 2018, yang diselenggarakan oleh European Cultural Centre dan Global Art Foundation di Palazzo Mora, Venesia, itu senyatanya digagas dari situs-situs paling terpencil dan terdepan di Tanah Air. Lokasi geografisnya berbatasan dengan negara-negara tetangga.

Baca berita lengkapnya di sini: Ketika Desain Sekolah Perbatasan Indonesia Menembus Publik Venesia Italia

3. Daftar tarif tol di Pulau Jawa

Mudik menggunakan kendaraan pribadi masih menjadi primadona saat Lebaran. Melewati jalur tol pun menjadi pilihan demi lebih cepat sampai di kampung halaman. 

Hal yang perlu Anda ingat, pembayaran tarif tol saat ini menggunakan sistem pembayaran nontunai atau e-toll.

Bagi para pemudik yang menggunakan mobil pribadi (golongan I), pastikan e-toll dan saldo Anda cukup. Untuk memastikan saldo aman, Anda perlu mengetahui berapa sebaiknya isi e-toll yang Anda persiapkan.

Catat tarif di sejumlah ruas tol di Pulau Jawa ini sebelum melakukan perjalanan mudik!

Baca berita lengkapnya di sini: Pemudik, Ini Daftar Tarif Tol di Pulau Jawa

4. Pemudik bisa keluar di Batang tanpa lewat Brexit

Setelah Tol Pejagan-Pemalang dengan pintu keluar Brebes Timur atau Brebes Exit (Brexit) yang sempat beken selama kurun dua tahun terakhir, kini publik menanti-nanti, pintu keluar tol mana lagi yang akan naik daun? 

Menurut Humas PT Pemalang-Batang Tolld Road Sartono, pintu keluar yang berpotensi dipadati pemudik adalah Kandeman, Kabupaten Batang, yang merupakan bagian dari Jalan Tol Pemalang-Batang.

"Pemudik dari Jakarta bisa langsung menyusuri Jalan Tol Trans-Jawa dengan melintasi beberapa ruas tanpa harus keluar tol hingga exit toll Kandeman," jelas Humas PT Pemalang-Batang Toll Road Sartono kepada Tim Merapah Trans-Jawa Kompas.com, Minggu (3/6/2018).

Sartono menuturkan, saat ini perkembangan konstruksi Tol Pemalang-Batang sudah mencapai 80 persen untuk keseluruhan bagian yang sudah dalam kondisi rigid pavement dan fleksibel.

Baca berita lengkapnya di sini: Tanpa Harus Melalui Brexit, Kini Pemudik Bisa Keluar di Batang

5. Jembatan Kalikuto jadi ikon jalan tol Batang-Semarang, ini faktanya

Jembatan Kalikuto. Ini adalah elemen penting dari Jalan Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, yang menghubungkan dua kabupaten, yakni Batang dan Kendal. 

Saking pentingnya jembatan ini, sampai membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengusulkan untuk dirancang secara khusus, memenuhi unsur kekokohan, fungsi, dan juga estetika.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, Jembatan Kalikuto akan menjadi tengara (land mark) dari Jalan Tol Batang-Semarang.

"Kami rancang bagus. Tak hanya kokoh secara struktur, melainkan juga estetik, artistik, indah dilihat," kata Basuki saat meninjau pekerjaan fisik Proyek Tol Pemalang-Batang-Semarang-Salatiga dan Kartosuro, Sabtu (14/4/2018).

Baca berita lengkapnya di sini: Fakta tentang Jembatan Kalikuto, Ikon Jalan Tol Batang-Semarang

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau