Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masa Depan Prospektif, Sinarmas Land Ekspansi Bisnis Kuliner

Kompas.com - 29/05/2018, 07:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - "Food and Beverage", atau biasa dikenal hanya dengan F&B, adalah sektor bisnis ritel yang tengah naik daun. 

Bahkan, dalam tiga tahun terakhir F&B mendapat tempat khusus di pusat-pusat belanja melalui pengaturan kompisisi yang terus tumbuh.

Seiring dengan redupnya ritel konvensional-tradisional busana siap jadi, ritel F&B dianggap sebagai penyelamat para pemilik ruang pusat belanja dari kebangkrutan.

Baca juga: Peritel Makanan Makin Agresif, Gilas Peran Department Store di Mal

Karena ritel F&B-lah, pusat-pusat belanja di Jakarta, atau daerah-daerah lainnya, mampu bertahan dan terus ramai dikunjungi.

Pelayan restoran tengah mencatat pesanan tamu. Thinkstock Pelayan restoran tengah mencatat pesanan tamu.
Menurut riset Jones Lang LaSalle, proporsi sektor ritel F&B akan mengalami peningkatan menggantikan department store atau ritel pakaian lainnya.

"Area F&B yang sebelumnya rata-rata sekitar 10 persen meningkat menjadi 20-30 persen di beberapa pusat perbelanjaan. Komposisi ini akan terus naik pada masa yang akan datang," kata Head of Research JLL James Taylor dalam keterangan tertulis, Rabu (23/5/2018).

James mengatakan, banyak pengelola pusat belanja yang kemudian menerapkan strategi mengakomodasi perita yang bersifat "menyenangkan orang". Yang terutama adalah peritel F&B.

Baca juga: Gerai Makan dan Hiburan Membuat Pusat Belanja Tetap Bertahan

Sebut saja Pondok Indah Group yang akan membangun Mal Pondok Indah jilid 3 dengan konsentrasi area F&B dan lifestyle lebih luas ketimbang department store atau gerai pakaian lainnya.

Berbeda dengan Pondok Indah Group, raksasa properti nasional Sinarmas Land justru terjun langsung melakukan ekspansi dan diversifikasi bisnis di bidang kuliner ini.

Mereka membeli hak waralaba Wee Nam Kee, merek kuliner asal Singapura, untuk kemudian dibuka di Jakarta.

Restoran.
lenordik.com Restoran.
Hingga saat ini, Sinarmas Land telah memiliki tiga gerai Wee Nam Kee yakni di Grand Indonesia, The Breeze BSD City, dan juga yang baru saja beroperasi di Kota Kasablanka.

"F&B adalah kebutuhan primer, sama halnya dengan rumah. Orang akan tetap mencari makanan. Meski bisnis ritel secara umum lesu, tetapi F&B tetap laku. Apalagi yang menawarkan pengalaman makan yang berbeda," tutur Sales and Marketing Department Head Emerging Business Sinarmas Land Nurul Hasanah menjawab Kompas.com.

Pengalaman makan yang berbeda ini pula yang dibawa Sinarmas Land kepada masyarakat Jakarta. Terutama mereka pecinta makanan otentik peranakan Singapura-Tionghoa.

"Kami menyajikan nasi ayam hainan otentik dalam suasana interior mirip gerai Wee Nam Kee di negara asalnya," kata Nurul.

Nasi Ayam Hainan.
KOMPAS.COM/MEI LEANDHA Nasi Ayam Hainan.
Wee Nam Kee sendiri merupakan restoran yang memiliki reputasi di Negeri Singa sana sebagai penyaji menu makanan Hainan terbaik. 

"Target kami, Wee Nam Kee Jakarta akan menjadi destinasi kuliner pilihan masyarakat. Kami harapkan pengunjung akan terus berdatangan, dengan begitu revenue pun meningkat signifikan," tambah Nurul.

Wee Nam Kee bukanlah merek kuliner pertama yang dioperasikan Sinarmas Land. Sebelumnya, pengembang ini telah menjalankan bisnis kuliner dengan merek Dermaga Seafood dan Roa.

Kendati tak menetapkan target yang muluk, namun Nurul memastikan akan ada rencana untuk menjalankan opsi membawa brand kuliner lainnya yang populer, bisa dari mancanegara atau lokal.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Berita
Artotel Resmi Beroperasi di Gelora Senayan, Ada Alih Manajemen

Artotel Resmi Beroperasi di Gelora Senayan, Ada Alih Manajemen

Hotel
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Tasikmalaya: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Tasikmalaya: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tiga Seksi Tol Betung-Tempino-Jambi Mulai Dibangun Mei 2024

Tiga Seksi Tol Betung-Tempino-Jambi Mulai Dibangun Mei 2024

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Sukabumi: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Sukabumi: Pilihan Ekonomis

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi

[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi

Berita
5 Cara Bikin Dapur di Rumah Beraroma Lebih Sedap

5 Cara Bikin Dapur di Rumah Beraroma Lebih Sedap

Tips
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bandung Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bandung Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sayap Konstruksi Astra Raup Lonjakan Pendapatan, Infrastruktur Terbesar

Sayap Konstruksi Astra Raup Lonjakan Pendapatan, Infrastruktur Terbesar

Berita
Pemkab Cianjur Hijaukan Jalur Sesar Cugenang

Pemkab Cianjur Hijaukan Jalur Sesar Cugenang

Berita
Mafia Tanah Rugikan Negara, Begini Janji AHY untuk Memberantasnya

Mafia Tanah Rugikan Negara, Begini Janji AHY untuk Memberantasnya

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Majalengka: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Majalengka: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Usai Pandemi, Tren Belanja 'Offline' Meningkat Dua Kali Lipat

Usai Pandemi, Tren Belanja "Offline" Meningkat Dua Kali Lipat

Ritel
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kuningan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kuningan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com