Demi Asian Games, 1.500 Bus Transjakarta Disiapkan Angkut Penonton - Kompas.com

Demi Asian Games, 1.500 Bus Transjakarta Disiapkan Angkut Penonton

Kompas.com - 16/05/2018, 12:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama saat menghadiri acara peresmian Menara Kompas, gedung baru Kompas Gramedia, di Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018). Peresmian Menara Kompas ditandai dengan pengetikan kata Kompas menggunakan mesin ketik bersejarah oleh Wapres.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama saat menghadiri acara peresmian Menara Kompas, gedung baru Kompas Gramedia, di Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018). Peresmian Menara Kompas ditandai dengan pengetikan kata Kompas menggunakan mesin ketik bersejarah oleh Wapres.

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga DKI Jakarta dan sekitarnya yang hendak menyaksikan pertandingan Asian Games 2018 pada 18 Agustus-2 September mendatang, tak perlu membawa kendaraan pribadi untuk menuju venue pertandingan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan 1.500 bus transjakarta yang dikhususkan untuk mengangkut calon penonton ke lokasi pertandingan.

"Kami siapkan 1.500 bus dedicated untuk Asian Games," kata Anies dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Baca juga: Pengamanan Asian Games, 100.000 Petugas hingga Mesin Pendeteksi Wajah

Beberapa lokasi parkir kendaraan akan disiapkan di sekitar wilayah DKI Jakarta. Warga yang ingin menyaksikan, tinggal menitipkan kendaraan pribadi di lokasi yang telah ditentukan, untuk kemudian diboyong dengan menggunakan bus.

"Nanti akan ada titik-titik pemberangkatan, di mana para warga dan calon penonton itu bisa park and ride, parkir lalu menggunakan bus dari sisi barat, timur, dan selatan Jakarta," terang Anies.

Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.Dokumentasi Adhi Karya Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.
Selain bus, untuk memudahkan mobilisasi atlet, Pemprov DKI bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga tengah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas.

Rekayasa akan dilakukan di ruas tol maupun jalan umum, seperti menyiapkan jalur khusus bus atlet di tol layaknya contra flow  pada pagi hari di sepanjang Jalur Tol Dalam Kota di Jalan Gatot Subroto.

Baca juga: Strategi Kemenhub Pangkas Waktu Tempuh Wisma Atlet-Venue Pertandingan

Di samping itu juga menyiapkan jalur bus khusus di sepanjang koridor Thamrin-Sudirman untuk kedua lajur. Hal ini karena ebagian besar pertandingan akan dihelat di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.

Diiperkirakan mobilitas bus atlet dari Wisma Atlet Kemayoran menuju GBK akan terjadi setiap lima menit sekali.

Tempat istirahat di sekitar Stadion Utama Gelora Bung KarnoKOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Tempat istirahat di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno
"Ini sebabya jalur dedicated, tidak dicampur dengan yang lain," kata dia.

Selain itu, Anies juga berencana memberlakukan sistem kendaraan pelat ganjil genap di sekitar lokasi venue pertandingan.

Sosialisasi akan dilakukan mulai pertengahan Juli dan uji coba dilakukan pada awal Agustus 2018 untuk membiasakan kepada masyarakat, bahwa ada jalur khusus bus transjakarta dan ganjil genap di sana.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X