Di bawah Rp 500 Juta, Proyek Apartemen Terus Membidik Pasar Bogor - Kompas.com

Di bawah Rp 500 Juta, Proyek Apartemen Terus Membidik Pasar Bogor

Kompas.com - 11/05/2018, 16:30 WIB
Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, Okie Imanto, bersama Andy K Natanael, Founder Projek dan Proviz menjelaskan proyek JP Apartment di lahan seluas 1,2 hektar di samping perumahan IPB II, Bogor. JP Apartment rencananya akan dibangun sebanyak 3 tower dan merangkum 1.500 unit. Dok Greenwoods Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, Okie Imanto, bersama Andy K Natanael, Founder Projek dan Proviz menjelaskan proyek JP Apartment di lahan seluas 1,2 hektar di samping perumahan IPB II, Bogor. JP Apartment rencananya akan dibangun sebanyak 3 tower dan merangkum 1.500 unit.

BOGOR, KOMPAS.com - Pengembang apartemen masih berharap banyak untuk menggarap potensi pasar mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus. Setelah Jakarta, Depok, dan Bekasi, kini apartemen yang membidik pasar mahasiswa juga sudah menyasar Bogor

Hal itu ditandai dengan mulai dibangunnya tiang pancang pertama proyek apartemen JP Apartment di kawasan jalan Ibrahim Adjie, Dramaga. Proyek apartemen ini digarap oleh Greenwoods Group di samping perumahan IPB II.

Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, Okie Imanto, menjelaskan JP Apartment dikembangkan di lahan seluas 1,2 hektar. Rencananya akan dibangun sebanyak 3 tower yang merangkum apartemen sebanyak 1.500 unit.

Untuk mengembangkan proyek ini Greenwoods menyiapkan investasi sebesar Rp350 miliar. Okie mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan tower pertama dapat terserap 80 persen sampai 90 dan akan mulai dibuka pemasaran Tower 2.

"Kami optimistis sebelum 2021 nanti sudah habis semuanya," ujar Okie, Minggu (10/5/2018).

Untuk tower pertama ini, lanjut Okie, direncanakan akan mulai diserahterimakan secara bertahap 24 bulan setelah ground breaking. Adapun Tower 2 dan 3 akan diserahterimakan secara bertahap pada akhir 2021, sementara keseluruhan proyek akan selesai seluruhnya pada tahun 2021.

Andy K Natanael, Founder Projek dan Proviz yang bertindak sebagai konsultan pemasaran JP Apartment mengatakan dengan lokasi berada tepat di depan kompleks perumahan IPB yang dihuni oleh para dosen, dekan, bahkan rektor, lingkungan yang melingkupi apartemen tersebut adalah lingkungan hunian established. Hal terpenting dari situ, menurut Andy, mayoritas warganya adalah kaum akademisi.

"End user apartemen ini memang mahasiswa, dan pembeli unitnya adalah investor yang mau punya passive income tanpa repot mencari tenant atau mengurus propertinya. Dengan rentang harga Rp200 jutaan sampai Rp400 jutaan tentu price point yang relatif mudah dijangkau oleh investor, bahkan anak-anak muda yang sedang belajar berinvestasi," kata Andy.

Andy mengaku keyakinan pemasarannya bersumber dari tes pasar yang sudah dilakukan sejak akhir 2017 lalu. Menurut dia, potential buyer apartemen ini, 80 persennya ingin membeli unit untuk disewakan kepada mahasiswa dan dosen serta kaum profesional di Bogor.

"Sampai sekarang kan belum launching, tapi sudah 40 persen dari tower pertama laris dibeli konsumen yang mayoritas dari kota Bogor dan sekitarnya," kata Andy.


EditorLatief
Komentar
Close Ads X