Senilai Rp 615 Miliar, Apple Academy Pertama Asia Dibuka di BSD City - Kompas.com

Senilai Rp 615 Miliar, Apple Academy Pertama Asia Dibuka di BSD City

Kompas.com - 07/05/2018, 13:11 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berfoto bersama mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang menjadi peserta Apple Developer Academy, BSD City, Tangerang, Banten, Senin (7/5/2018).KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berfoto bersama mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang menjadi peserta Apple Developer Academy, BSD City, Tangerang, Banten, Senin (7/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Apple membuka secara resmi Apple Developer Academy di Indonesia. Ini merupakan akademi pertama di Asia Tenggara yang bertujuan untuk mengembangkan sistem operasi seluler Apple. 

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membuka gedung baru ini disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. 

Baca juga : Apple Gabung ke Silicon Valley versi Indonesia

Berlokasi di BSD City, Tangerang, Banten, pusat pengembangan akademik ini bekerja sama pengembang properti Sinarmas Land dan Universitas Bina Nusantara. 

Peran Universitas Binus dalam hal ini adalah memberikan materi dan pemahaman tentang kurikulum yang didesain khusus untuk siswa peserta di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sedang meninjau fasilitas yang tersedia di Apple Developer Academy, BSD City, Tangerang, Banten, Senin (7/5/2018).KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sedang meninjau fasilitas yang tersedia di Apple Developer Academy, BSD City, Tangerang, Banten, Senin (7/5/2018).
"Ini salah satu komponen untuk melengkapi digital hub. Apple merupakan komponen yang penting untuk membangun ekosistem di Indonesia," kata Group CEO Sinarmas Land Michael Widjaja dalam pembukaan Apple Developer Academy di Green Office Park 9, BSD City, Tangerang, Senin (7/5/2018).

Dia menuturkan, banyak anak muda di Indoneisia yang bisa dibimbing dan dibina untuk mengembangkan talentanya di bidang teknologi informasi. Kemudian, nantinya talenta itu digunakan untuk menangkap berbagai peluang yang ada.

"Kami bisa membimbing talenta Indonesia untuk menggunakan kesempatan pada kemudian hari di bidang teknologi informasi," ujar Michael.

Dia menambahkan, Apple menempati lahan seluas lebih kurang 2.000 meter persegi di BSD City dengan menyewanya selama lima tahun.

Menkominfo Rudiantara, Menperin Airlangga Hartarto berbincang dengan Director Apple Developer Academy Gordon Shukwit saat mengunjungi Apple Developer Academy Indonesia di Bumi Serpong Damai, Senin (7/5/2018).KOMPAS.com/Yoga H. Widiartanto Menkominfo Rudiantara, Menperin Airlangga Hartarto berbincang dengan Director Apple Developer Academy Gordon Shukwit saat mengunjungi Apple Developer Academy Indonesia di Bumi Serpong Damai, Senin (7/5/2018).
"Nilai investasinya sekitar 44 juta dollar AS atau Rp 615 miliar. Pengembangannya diharapkan di tiga kota, yaitu dua di Jawa dan satu di luar Jawa," ucap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Dia mengungkapkan, dari pembicaraan sebelumnya terungkap rencana untuk membuat akademi sebagai pengembangan perangkat lunak dan itu berhubungan dengan aplikasi.

"Apple Academy ada tiga di dunia, yaitu di Brasil, Italia, dan Indonesia jadi yang pertama di Asia," imbuh Airlangga.

Menurut dia, cara menjalankannya berdasar riset yang dimiliki dan instruktur kebanyakan dikirim langsung dari pusat Apple di Amerika Serikat.

"Diharapkan lulusannya bisa jadi software developer yang mampu membuat program dalam ekosistem Apple," pungkas Airlangga.

 



Close Ads X