Kompas.com - 09/04/2018, 14:16 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group bersiap mengembangkan perumahan yang memakai teknologi panel surya atau solar panel. Dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi ini AKI berharap bisa menghemat tagihan listrik hingga 60 persen.

"Kami memang ingin mengembangkan rumah yang bisa memanfatkan cahaya matahari sebagai sumber energi yang dapat dikonversi menjadi tenaga listrik. Ini langkah awal untuk mengembangkan rumah berkonsep listrik mandiri. Targetnya bisa mengurangi pemakaian listrik dari PLN sampai 60 persen," ujar Chief executive Officer (CEO) dan pendiri AKI Group, Victor Wirawan, Minggu (8/4/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan penelitian Asosiasi Energi Surya Indonesia, lanjut Victor, panel surya berkapasitas 1 kWp dapat menghasilkan listrik selama 8 jam dari pukul 08.00 sampai 16.00 dan total yang dihasilkan kurang lebih 3,5 kWh dengan intensitas sinar matahari di Jakarta.

Karena itulah, konsumsi listrik dari PLN berkurang 3,5 kWh per hari atau setara dengan Rp 5.000 (tarif listrik PLN Rp 1.400/kWh).

"Artinya, dalam sebulan tagihan listrik bisa berkurang Rp 150.000," kata Victor.

Padahal, menurut dia, Indonesia adalah negara berpotensi energi matahari sangat besar sepanjang tahun. Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi energi surya di Indonesia sekitar 4,8 kWh/m2 atau setara dengan 112.000 GWp. Namun, yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10 MWp, padahal Indonesia bisa memanfaatkan potensi besar itu.

Victor menambahkan, nantinya energi yang dihasilkan panel surya ini dapat langsung digunakan ke dalam beban dan selebihnya disalurkan ke dalam jaringan PLN. Dengan begitu penghuni rumah bisa menekan biaya listrik PLN atau bahkan dibayar oleh PLN untuk setiap listrik yang disuplai ke jaringan PLN.

Untuk proyek awal pemakaian solar panel ini, lanjut Victor, AKI Group akan mengembangkan klaster Almanda Residence di dekat Stasiun Kereta Tigaraksa, Tangerang, yang berjarak sekitar 150 meter. Untuk harga awal, pengembang ini akan merilis harga mulai Rp 200 juta per unit mulai tipe 5x12 m2 sampai 8x12 m2.

"Kami buat rumah modern minimalis yang dikelilinginya penuh area hijau. Kami yakin bisa dijangkau 50 menit dari Jakarta ini. Luasnya sekitar 7 hektar," ujar Victor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.