Jasa Marga: Moratorium Infrastruktur Layang Tak Menunda Pembangunan

Kompas.com - 03/03/2018, 15:00 WIB
Pier head perdana Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) resmi diputar, Rabu (13/12/2017) malam. Dokumentasi Jasa MargaPier head perdana Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) resmi diputar, Rabu (13/12/2017) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca beberapa insiden kecelakaan terkait pekerjaan infrastruktur dalam enam bulan terakhir, pemerintah mengeluarkan moratorium proyek-proyek dengan struktur layang atau elevated.

Meski demikian, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan, moratorium tersebut tidak berdampak banyak pada kelangsungan pekerjaan di lapangan.

"Sebenarnya tidak terlalu pengaruh karena pekerjaan hanya stop seminggu. Itu sebentar sekali," ujar Desi pada acara ulang tahun Jasa Marga ke-40 di Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (3/3/2018).

Ia mengatakan, dalam pekerjaan konstruksi, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sehingga pembangunannya memakan waktu.

Hal terutama adalah pembebasan lahan. Untuk menyiasati agar proyek tidak molor adalah dengan membebaskan lahan sambil mengerjakan konstruksi di lahan yang sudah bebas.

"Penundaan sebulan, dua bulan itu biasa dan pasti terjadi. Tapi, yang kita harus sadari adalah perencanaan harus diikuti jangan sampai ada yang dilewati," kata Desi.

Selama moratorium, pemerintah melakukan pengecekan pada proyek-proyek yang saat ini tengah dikerjakan.

Pengecekan ini meliputi sejauh mana kontraktor, konsultan, maupun pemilik proyek telah mengikuti aturan dan perencanaan.

Misalnya, apakah sertifikat peralatan sudah lengkap, apakah metode yang digunakan sudah benar, dan bagaimana pengaturan jam kerja di lapangan.

"Setelah dilihat dan ditinjau, semua (pekerjaan) jalan lagi. Kedua, kita juga sepakati pelaksanaan pekerjaan harus konsisten," sebut Desi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Berita
Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Berita
Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Kawasan Terpadu
Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Kawasan Terpadu
Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Berita
Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Konstruksi
Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Perumahan
'Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya'

"Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya"

Kawasan Terpadu
Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips
BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

Berita
Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Apartemen
1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

Perumahan
Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Berita
Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X