Kompas.com - 19/02/2018, 11:40 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau kerusakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/2/2018). Arimbi RamadhianiMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau kerusakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kerusakan pagar di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, seusai pertandingan antara Persija dan Bali United membuat hati Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hancur.

Meski kerusakan pagar tidak besar, Basuki merasa upayanya dalam merenovasi SUGBK tidak dihargai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ini Plus-Minus Stadion Utama GBK Senayan Setelah Direnovasi

"Saya menangis betul di Yogyakarta (saat mengetahui hal tersebut). Kenapa sampai begitu, kan eman-eman," ujar Basuki saat meninjau kerusakan SUGBK, Senin (19/2/2018).

Ia mengatakan, perjuangannya tidak main-main saat memperbaiki SUGBK. Hal itu dilakukannya dalam rangka untuk meyakinkan Olympic Council of Asia (OCA) bahwa Indonesia mampu memiliki stadion bertaraf internasional.

Sebelumnya, OCA tidak memercayai renovasi bisa dilakukan menjelang Asian Games.

"Kita sudah siang-malam kerjakan ini untuk bisa sajikan ke masyarakat Jakarta dan Indonesia. OCA juga akhirnya yakin kalau kita mampu," ujar Basuki.

Ia menambahkan, kerusakan pada tujuh segmen akrilik ini akan diperbaiki dalam 7-10 hari ke depan. Biaya yang dipersiapkan sekitar Rp 150 juta.

Selain pagar akrilik, kerusakan di SUGBK juga terjadi pada taman-taman seluas 80 persen dari total 4,8 hektar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.