Kompas.com - 10/02/2018, 11:00 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com – Balada tutup toko mewarnai perjalanan bisnis peritel pakaian Marks and Spencer.

Di negeri asalnya, Inggris, meredupnya bisnis mereka tersebut sontak membuat pejabat pemerintah hingga anggota dewan turun tangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Januari lalu, Marks and Spencer telah mengumumkan rencana penutupan sejumlah tokonya. Aksi itu turut menyentuh toko yang berada di Merseyway, Stockport, Inggris. 

Syd Lloyd, Pemimpin Kelompok Konservatif di Balai Kota, mengatakan, pihaknya menyesalkan kepergian Marks and Spencer dari wilayahnya. 

Baca juga: Lagi, Marks & Spencer Tutup Sejumlah Toko

"Kehadiran Marks and Spencer di Stockport telah menimbulkan kenangan mendalam selama beberapa dekade,” tuturnya, seperti dilansir Manchester Evening News, Sabtu (10/2/2018).

Lebih lanjut, Syd Llyod mengatakan, pihaknya bakal berkonsultasi dengan dewan untuk membahas tumbangnya Marks and Spencer.

"Kami meminta dewan untuk mendesak Marks and Spencer tetap mengoperasikan sebuah toko di Stockport. Kami ingin mempertahankan peritel kunci di jalan utama daerah ini,” paparnya.

Menanggapi hal itu, pihak dewan segera bereaksi. Mereka merasa kecewa Marks and Spencer menutup gerainya, tetapi tidak terkejut dengan berita tersebut.

Ilustrasi malshironosov Ilustrasi mal
Kini, dewan sedang dalam pembicaraan dengan Marks and Spencer terkait masa depan peritel tersebut.

"Prioritas kami saat ini adalah bekerja sama dengan mereka (Marks and Spencer) untuk mendiskusikan rencana mereka di Stockport. Sebab, kami melihat Marks and Spencer sebagai bagian dari visi kami untuk pusat kota,” ucap Kate Butler, anggota Komisi Ekonomi Dewan Stockport.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.