Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Properti "Reborn", Pengembang Lansir Proyek Baru Tahun Ini

Kompas.com - 06/02/2018, 15:59 WIB
Arimbi Ramadhiani

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sektor properti melemah dalam beberapa tahun terakhir ini terutama yang menyasar kelas menengah ke atas.

Sejumlah pengembang merasakan adanya kemerosotan penjualan sejak 2014 yang berlanjut sampai 2017. Meski ada kenaikan penjualan, angkanya tidak terlalu menggairahkan.

Akibatnya, banyak pengembang yang menahan untuk meluncurkan proyek baru dan lebih memilih menunggu stoknya habis terlebih dahulu.

Tahun ini, dirasakan ada semangat baru di sektor ekonomi nasional. Para pengembang pun mempersiapkan diri memperkenalkan proyek baru ke publik.

"Kami deteksi, ada 20 pengembang yang produksinya siap diluncurkan selama Februari sampai Maret," ujar Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata di Jakarta baru-baru ini.

Menurut dia, ini merupakan kabar gembira meski di satu sisi industri properti sangat bergantung pada situasi ekonomi dan politik.

Kata-kata Eman, sedikit-banyak benar adanya karena saat ini sejumlah pengembang mulai mengumumkan dan memasarkan proyek baru. 

Pengembang asal Australia, Progress Group misalnya, yang akan memulai pengembangan proyek komersial berupa Central Business District (CBD) di kawasan Paradise Serpong City.

Di CBD tahap I, Progress Grup akan mengembangkan mal lifestyle bertajuk Paradise Walk.

Direktur Progress Group Budianto Gunawan mengatakan Paradise Walk akan dibangun di lahan seluas 1,5-2 hektare dan akan mulai dibangun pada Februari 2018 ini.

Sebelum pelaksanaan groundbreaking, Progress Group sudah berhasil mendapatkan komitmen dari calon tenan yang akan mengisi Paradise Walk seperti Superindo dan CGV Cinemas. Kerjasama antara perusahaan dengan CGV telah diteken pada Senin (5/2/2018).

"Paradise Walk akan memberi dampak positif bagi warga Paradise Serpong City karena akan meningkatkan investasi mereka disini. Dengan kehadiran CGV ini akan semakin melengkapi kebutuhan dari masyarakat sekitar," kata Budianto.

Progress Group menargetkan, setidaknya akan ada sekitar 20 anchor tenan yang akan mengisi Paradise Walk.

Proyek komersial itu ditargetkan akan beroperasi pada pertengahan tahun 2019. Meski demikian, Budianto tidak menyebutkan berapa nilai investasi yang akan digelontorkan untuk membangun proyek tersebut.

Selain mengembangkan proyek komersial, Progress Group juga akan melansir kluster hunian di Paradise Serpong City. Baru-baru ini, perusahaan meluncurkan kluster baru bertajuk Bolmora sebanyak 225 unit.

"Produk baru kami ini cukup diminati pasar karena sudah terjual sekitar 20 persen pada pameran Indonesia Property Expo (IPEX) di JCC kemarin, " kata Corporate Communication Head Progress Group Sony A Witjaksono.

Kluster baru tersebut merupakan proyek rumah dua lantai yang ditawarkan dalam dua tipe yakni 55/60 dan 55/75 dengan harga mulai Rp 900 juta hingga Rp 1,5 miliar.

Awal tahun ini, Progress Group akan meluncurkan satu kluster. Setelah habis terjual, Progress Group akan kembali meluncurkan kluster-kluster berikutnya.

"Tahun lalu kita luncurkan 3 kluster dengan jumlah sekitar 300 unit per klusternya. Kita harapkan tahun ini juga bisa seperti tahun lalu," kata Sony.

Sementara itu, pengembang kawasan terpadu seluas 130 hektar Vida Bekasi Gunas Land, juga secara resmi menggelar acara penjualan perdana serta pemilihan unit Apartemen Teras Alun-alun.

Pada penjualan perdana, sebanyak lebih dari 50 persen unit seharga Rp 302 juta terjual.

Pada waktu yang sama, sebanyak 90 persen ruang komersil dari total 13 ruang telah terjual, Sabtu (13/1/2018) lalu.

"Totalnya ada 200 unit. Kami bagi jadi dua tahap, masing-masing 100 unit," ujar Head of Sales & Marketing Irma Tjandra kepada Kompas.com, Selasa (6/2/2018).

Irma menjelaskan, penjualan tahap kedua sebanyak 100 unit akan dilakukan pada Maret mendatang dengan peningkatan harga menjadi Rp 334 juta.

Targetnya, seluruh unit dapat terjual sebelum Agustus 2018. Jika seluruh hunian habis terjual, maka Gunas Land akan mengantongi pemasukan Rp 65 miliar.

"Kami lihat kondisi properti mulai membaik, terlihat dari animo masyarakat saat kami peluncuran pertama produk ini. Kami optimistis, penjualan akan bagus," jelas Irma.

Teras Alun-Alun merupakan hunian vertikal pertama seluas 1,5 hektar yang akan dibangun di kawasan Vida, Bekasi. Total investasinya mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com