Membandingkan Kepemilikan Rumah Singapura dan Indonesia

Kompas.com - 05/02/2018, 20:00 WIB
Ilustrasi apartemen. vkyrylIlustrasi apartemen.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Sebanyak 20.000 warga Singapura, baik itu warga asli maupun orang asing yang menetap, diketahui memiliki tiga sampai sepuluh hunian privat di negara tersebut.

Kementerian Pembangunan Nasional (MND) merilia data tersebut dan dilansir dilansir Chanel News Asia, Senin (5/2/2018).

Di dalam jawaban tertulis yang diberikan Kementerian atas pertanyaan yang diajukan anggota Parlemen, Ang Mo Kio GRC MP Gan Thiam Poh, MND, menyatakan bahwa 381.000 orang memiliki sebuah hunian privat, sementara 59.000 lainnya memiliki dua.

Sementara, kurang dari 200 orang punya lebih dari 10 hunian yang sama.

MND menambahkan, dari seluruh pemilik hunian privat, 15 persen di antaranya diketahui juga memiliki flat subsidi.

Bagaimana dengan Indonesia?

Sebagai perbandingan dengan negara kita, pada 2015 lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka kebutuhan rumah atau backlog sebanyak 11,4 juta unit. Jumlah itu turun bila dibandingkan 2010 yang mencapai 13,5 juta. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data BPS juga menunjukkan bahwa sekitar 82,8 persen masyarakat Indonesia sudah memiliki rumah sendiri, sementara sisanya 17,2 persen masih menyewa, tinggal bersama orangtua, dan bahkan belum memiliki rumah.

Angka tersebut menjadi acuan Badan Layanan Umum (BLU) untuk menganalisis Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sehingga menghasilkan pengurangan angka backlog rumah menjadi 11,4 juta pada 2015.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X