Adhi Karya Incar Penjualan Rp 1,3 Triliun dari TOD

Kompas.com - 05/02/2018, 16:00 WIB
Maket proyek TOD yang dikembangkan Adhi Karya Arimbi RamadhianiMaket proyek TOD yang dikembangkan Adhi Karya
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Melalui unit bisnis Departemen Transit Oriented Development ( TOD), PT Adhi Karya (Persero) Tbk mengembangkan kawasan di sekitar stasiun atau halte transportasi massal.

Selain kereta ringan, Adhi Karya juga membangun kawasan stasiun kereta komuter serta terminal bus.

"Tahun ini kami targetkan penjualan Rp 1,3 triliun dan laba Rp 180 miliar," ujar General Manager Departemen TOD Amrozi Hamid di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (3/2/2018).

Menurut Amrozi, nilai ini mengalami kenaikan dibandingkan capaian tahun lalu, ketika penjualan hanya Rp 300 miliar dan laba Rp 50 miliar.

Adapun untuk nilai kontrak, tahun lalu Departemen TOD berhasil meraup Rp 800 miliar dan rencananya tahun ini bisa mencapai Rp 1,9 triliun.

Amrozi menilai, peningkatan sampai 3,5 kali lipat ini berkat optimisme Perseroan akan pembangunan LRT yang fisiknya sudah menyentuh 40 persen.

"Animo masyarakat tinggi. Pendektan berbasis TOD ini nanti semua kawasan akan terkoneksi ke LRT. Masyarakat bisa mengakses LRT dengan sepeda atau bahkan jalan kaki," jelas Amrozi.

Selain kawasan TOD kereta ringan, unit usaha Adhi Karya ini juga akan mengembangkan area lain di luar jalur LRT.

Salah satu proyek di luar LRT adalah di Cisauk yang bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Selanjutnya, Departemen TOD juga akan melansir 3 proyek lain tahun ini antara lain di Ciputat, Bekasi Timur, dan Cibinong.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X