Kompas.com - 17/01/2018, 15:52 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasPropertiBank Indonesia (BI) menyatakan syarat uang muka atau down payment (DP) minimum yang harus disetorkan masyarakat saat mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) ternyata bisa lebih fleksibel, bahkan tak mengharamkan DP nol persen.

Namun demikian, BI mengingatkan kepada calon kepala daerah agar lebih bijaksana dalam memberikan janji politik saat kampanye pilkada.

Adapun janji kampanye yang disorot itu adalah program DP 0 persen yang digelontorkan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, serta program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dengan DP 1 persen.

Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Sri Noerhidajati mengatakan tahun 2018 merupakan tahun politik yang biasanya digunakan calon kepala daerah untuk melakukan kampanye yang menarik terkait perumahan.

"Dan mungkin saya sedikit komentar, bahwa tahun ini adalah tahun politik yang biasanya untuk kampanye yang menarik adalah perumahan. Jadi saya ingat nih, BI dikejar-kejar soal DP 0," ungkap Sri dalam diskusi Property Outlook 2018 di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Sementara di sisi lain, BI telah mengeluarkan Peraturan BI Nomor 18 Tahun 2016 tentang Rasion Loan to Value (LTV).

Aturan ini mengenai syarat uang muka minimum yang harus disetorkan masyarakat saat mengajukan KPR.

Contohnya, uang muka untuk rumah tapak dan rumah susun seluas 70 meter persegi adalah 15 persen. Sementara untuk rumah tapak dan rumah susun seluas 22 meter persegi sampai dengan 70 meter persegi sebesar 10 persen.

Namun demikian, Sri menjelaskan, aturan tersebut dikecualikan bila pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki kebijakan khusus.

"Di dalam Pasal 17 disebutkan bahwa program pemerintah pusat atau pemerintah daerah dikecualikan dari ketentuan LTV dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku dan prinsip kehati-hatian," kata Sri. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.