Kompas.com - 13/01/2018, 23:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KompasProperti - Guncangan ritel terus memakan korban. Satu per satu kerajaan bisnis yang terbangun puluhan tahun rontok.

Informasi terbaru datang dari peritel pakaian asal Inggris, Marks and Spencer. Mereka dilaporkan bersiap angkat kaki dari China.

Itu menyusul kabar penghentian operasional bisnis daring (e-commerce) Marks and Spencer yang selama ini bekerja sama dengan Tmall, sebuah situs milik Alibaba.

Untuk diketahui, Marks and Spencer juga telah menghentikan operasional gerai konvensional di China pada November 2016 silam.

Hal itu berarti, dengan berakhirnya kongsi dengan Tmall, Marks and Spencer tak lagi memiliki bisnis sama sekali di China.

Peritel yang berdiri sejak 1884 itu memang dikabarkan terus mengalami turunnya penjualan dalam pasar internasionalnya, termasuk di Negeri Tirai Bambu.

"Kompleksitas serta tingginya biaya promosi untuk pasar China membuat bisnis kami tidak berkelanjutan," ujar manajemen Marks and Spencer, seperti diwartakan South China Morning Post, Sabtu (13/1/2018).

Sebelum pamit dari China, Marks and Spencer juga telah menjual gerainya di Hongkong dan Makau. Kepemilikan resmi berpindah kepada investor asal Dubai, Al-Futtaim, mulai awal tahun ini.

"Kami telah mengubah secara substansial bisnis internasional kami. Itu dilakukan untuk meningkatkan keuntungan dan memastikan pertumbuhan bisnis Marks and Spencer," ungkap Direktur Internasional Marks and Spencer, Paul Friston.

"Sebagai salah satu operator ritel terkemuka di dunia, dengan kemampuan logistik dan keahlian lokal yang kuat, Al-Futtaim adalah mitra ideal untuk mengembangkan bisnis kami di Hongkong dan Makau,” imbuh Paul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.