Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/01/2018, 20:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

MADIUN, KompasProperti — Ruas jalan tol Ngawi-Kertosono yang siap beroperasi dan akan diresmikan Presiden Jokowi awal Februari 2018 baru 49,5 kilometer. Padahal sesuai perencanaan, panjang ruas tol Ngawi-Kertosono yang dibangun mencapai 87,5 kilometer.

"Seluruh ruas jalan tol Ngawi-Kertosono sepanjang 87,5 KM. Saat ini yang siap akan operasi segmen Ngawi Wilangan dengan panjang ruas jalan 49,5 kilometer," ujar Direktur PT Ngawi Kertosono Jaya, Iwan Modyarno kepada KompasProperti, Rabu ( 10/1/2018).

Menurut Iwan, terdapat dua segmen pembangunan ruas jalan tol Ngawi-Kertosono. Segmen pertama ruas Ngawi-Wilangan sepanjang 49,5 kilomtere, dan sisanya segmen kedua ruas Wilangan-Kertosono.

Iwan mengatakan segmen Wilangan-Kertosono dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Diperkirakan segmen sepanjan 38 kilometer itu akan selesai akhir 2018.

Untuk perkembangan pembangunan ruas Ngawi-Wilangan, Iwan menjelaskan, pekerjaan diperkirakan selesai akhir Januari 2018.

"Saat ini kami melengkapi rambu lalu lintas, finalisasi pemasangan peralatan tol, finishing gerbang tol, perapihan badan jalan dan talud," jelas Iwan.

Terkait gerbang tol yang dibangun di ruas Ngawi-Kertosono, Iwan mengatakan terdapat tiga gerbang tol yakni Madiun, Caruban dan Nganjuk.

Sementara rest area terdapat enam buah, empat di ruas Ngawi-Wilangan dan dua di Wilangan-Kertosono.

"Untuk di Ngawi-Wilangan ada dua rest area yang dilengkapi dengan SPBU," cetus Iwan.

Iwan menambahkan anggaran pembangunan jalan tol segmen Ngawi-Wilangan sebesar Rp 3,8 trilyun. Untuk pelaksana pekerjaannya, seksi pertama sepanjang 20 kilometer oleh Waskita Karya, seksi kedua dan ketiga sepanjang 29,5 kilometer dikerjakan Adhi Karya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+