Tol Bawen-Yogyakarta Bakal Dilengkapi dengan Terowongan

Kompas.com - 14/12/2017, 10:00 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono
|
EditorHilda B Alexander

SEMARANG, KompasProperti – Pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta yang direncakan dimulai pada 2019 bakal dilengkapi dengan jalur terowongan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengatakan, terowongan dipilih demi mengurangi pekerjaan jalan dengan pola pengrepasan bukit.

Kondisi jalur Bawen-Jogja sebagai jalur wisata juga menjadi pertimbangan.

“Gak ingin seperti (Jalan Tol) Semarang-Solo yang banyak mengepras bukit. Itu kan merusak lingkungan. Nanti kalau bisa pakai terowongan, agar lebih baik,” kata Basuki, di Semarang, Rabu (13/12/2017).

Proses desain jalur terowongan serta kajian detail enginering design (DED) sendiri akan dilakukan berbarengan saat pembebasan lahan. Itu akan dilakukan setelah penetapan trase lokasi jalan tol oleh pemerintah daerah selesai dilakukan.

“Tapi sebelum itu (2019), nanti sambil kan ada terowongan dan sebagainya,” tambahnya.

Menurut Basuki, pengerjaan jalur terowongan memang lebih mahal ketimbang jalur dengan pengeprasan bukit. Namun, pembangunan terowongan lebih baik dan mengurangi kerusakan lingkungan.

“Kalau terowongan 1,5 sampai 2 kali lebih mahal. Tapi karena itu daerah wisata itu eman-eman kalau ngepras bukit, dan itu gak bisa dinilai dengan uang,” paparnya.

Sejauh ini, rencana pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta masih berkutat soal penetapan trase lokasi yang akan dilewati jalan tol. Belum ada perkembangan signifikan soal rencana pembangunan tol sepanjang 70 kilometer itu.

Trase jalan saat ini masih dibahas. Jika trase sudah diputuskan, barulah disosialisasikan ke masyarakat dan dilakukan pembebasan lahan.

Sembari proses itu, pihaknya juga akan paralel menyelesaikan desain kajian DED. Jika semua selesai, rencananya pada 2019 pembangunan dapat dimulai. Terlambat setahun dari rencana semula yakni 2018.

Jalan Tol Bawen-Yogyakarta dibagi menjadi dua ruas, yaitu Bawen-Magelang dan Magelang-Yogyakarta. Jalur tol ini nantinya tersambung dengan jalur yang sudah ada, Semarang-Bawen dan rencana Solo-Yogyakarta. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X