Kompas.com - 01/12/2017, 17:00 WIB
Sejumlah warga Petukangan Utara yang terkena dampak dari pembangunan proyek Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) saat menggelar aksi unjuk rasa di tengah proyek Jalan tol KM 12 JORR W2, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2013). Mereka menuntut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan yang salah mengukur denah tanah milik mereka Alsadad RudiSejumlah warga Petukangan Utara yang terkena dampak dari pembangunan proyek Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) saat menggelar aksi unjuk rasa di tengah proyek Jalan tol KM 12 JORR W2, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2013). Mereka menuntut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan yang salah mengukur denah tanah milik mereka

JAKARTA, KompasProperti - Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanahan telah memasuki tahap baru, setelah pemerintah menyerahkan daftar inventaris masalah (DIM) RUU tersebut ke DPR.

Setidaknya, ada 614 poin persoalan yang terdapat di dalam DIM yang nantinya akan dibahas bersama antara DPR, pemerintah dan pakar di bidangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan, selama ini persoalan pertanahan baru sebatas diatur di dalam UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).

Sejak diundangkan, hingga kini UUPA belum pernah direvisi. Sementara, persoalan terkait pertanahan selalu berkembang dinamis setiap waktu.

"UU Pokok Agraria itu sudah berusia 57 tahun," kata Sofyan saat rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Rabu (22/11/2017).

Dalam DIM yang diserahkan, setidakya terdapat sebelas usulan baru, sembilan usulan pendalaman dan empat usulan perubahan. Usulan baru yang diajukan seperti pengaturan hak di atas tanah dan di dalam tanah.

Berikut usulan lengkapnya:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.