Percepat Proyek Tol Serang-Panimbang, Wika Utang Rp 894 Miliar

Kompas.com - 16/11/2017, 16:21 WIB
Penandatanganan kredit sindikasi proyek Jalan Tol Serang-Panimbang di Kantor Pusat PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Kamis (16/11/2017). Wika mendapatkan kredit sindikasi Rp 894 miliar untuk membebaskan lahan. Kompas.com / Dani PrabowoPenandatanganan kredit sindikasi proyek Jalan Tol Serang-Panimbang di Kantor Pusat PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Kamis (16/11/2017). Wika mendapatkan kredit sindikasi Rp 894 miliar untuk membebaskan lahan.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Proyek Jalan Tol Serang-Panimbang yang tengah digarap PT Wijaya Karya (persero) Tbk (Wika) mendapatkan kredit sindikasi sebesar Rp 894 miliar. Bantuan itu akan digunakan sebagai dana talangan untuk pengadaan tanah jalan tol sepanjang 83,7 kilometer tersebut.

Proses penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) Entus Asnawi, Direktur PT WSP Jaka Suprihana, dengan perwakilan Bank Mandiri dan Bank BNI di kantor pusat PT WIKA.

Dalam hal ini, Bank Mandiri diwakili Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Dikdik Yustandi dan Vice President Agency & Trustee Bank Mandiri Laksmi Wulandari.

Sementara Bank BNI diwakili Executive Vice President BNI Anak Agung Gede Agung Dharmawan dan Pimpinan Unit Sindikasi BNI Betty N Alwi.

Selain bertindak sebagai kreditur, dalam transaksi ini Bank Mandiri dan Bank BNI juga bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunner (JMLAB).

Dalam perjanjian, jangka waktu yang diberikan untuk kredit ini yaitu selama dua tahun sejak perjanjian kredit ditandatangani.

Kredit pinjaman ini mendapatkan penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) dan pengembalian atas kredit itu dianggarkan pemerintah melalui Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset Negara (BLU LMAN).

"Sesuai dengan penetapan lokasi Gubernur Banten, Jalan Tol Serang-Panimbang yang akan dibangun sepanjang 83,7 kilometer ini memerlukan luas lahan kurang lebih 785 hektar. Diharapkan proses pembebasan lahan akan selesai di pertengahan tahun 2018," tutur Entus.

Jalan Tol Serang-Panimbang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun pemerintah untuk menunjang pertumbuhan ekonomi wilayah Banten yang akan ditunjang pula oleh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

Menurut rencana, jalan tol ini akan terbentang mulai dari Walantaka hingga Panimbang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X