Kini, Jalan di Pulau Karimunjawa Mulus dan Lebar...

Kompas.com - 14/11/2017, 15:30 WIB
jalan di Karimunjawa kini lebar dan mulus. Foto diambil awal November 2017 Kompascom/Nazar Nurdinjalan di Karimunjawa kini lebar dan mulus. Foto diambil awal November 2017
|
EditorHilda B Alexander

JEPARA, KompasProperti - Pembangunan infrastruktur jalan wisata di Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terlihat nyata. Jalan yang semula rusak dan berlubang, kini berubah mulus.

Jalan itu tak hanya beraspal, juga lebar. Hampir tidak ada lubang sepanjang perjalanan dari Desa Karimunjawa menuju desa lainnya, termasuk Desa Kemojan.

Pantauan KompasProperti pada awal bulan ini, lebar akses kawasan wisata hampir 7 meter. Jalan aspal itu juga dilengkapi dengan marka dan rambu lalu lintas.

Di sebagian titik juga dilengkapi dengan saluran pembuangan air atau drainase yang sangat memadai. Namun, sebagian besar lainnya memang belum terdapat saluran pembuangan air.

Jalan tersebut makin indah dipandang, karena selain bersebelahan dengan pantai, juga diapit pegunungan. Sungguh kombinasi sempurna alam Karimun Jawa

Tokoh masyarakat Karimunjawa Mardi mengatakan, pembangunan jalan terealisasi satu tahun terakhir. Jalan yang baru mampu mempercepat mobilitas warga serta para wisatawan.

jalan di Karimunjawa kini lebar dan mulus. Foto diambil awal November 2017Kompascom/Nazar Nurdin jalan di Karimunjawa kini lebar dan mulus. Foto diambil awal November 2017
Mardi mencontohkan, akses untuk menuju lokasi tracking  hutan mangrove biasanya membutuhkan waktu selama 1 jam dari Desa Karimunjawa. Namun dengan mulusnya jalan, butuh waktu tempuh 15 hingga 20 menit saja.

"Alhamdulillah mas dibangun. Ini baru setahun ini," kata Mardi, yang juga penyedia rental mobil ini.

Namun, kata dia, kebersihan jalan tidak diutamakan di pulau ini. Di beberapa titik, jalan terlihat kumuh, dan rumput ilalang mulai memakan badan jalan.

Mardi pun mengusulkan kepada pemerintah setempat agar mengajak warganya melakukan kegiatan bersih-bersih jalan supaya lebih terawat.

"Jalan yang bagus ini sayang kalau banyak sampahnya, kami sudah usulkan camat dan lurah untuk kerja bakti, tapi saat ini masih belum terlaksana," ucapnya.

Pembangunan jalan wisata sendiri dikerjakan oleh Pemkab Jepara dibantu alokasi dana dari Pemprov Jawa Tengah. Dana bantuan pada 2015 lalu sebanyak Rp 6 miliar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kala itu "gregetan" karena pembangunan infrastruktur di Karimunjawa gagal dua kali. Ia pun minta agar pembangunan jalan tak tertunda. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X