TOD MRT Stasiun Dukuh Atas Bakal Jadi Prioritas

Kompas.com - 31/10/2017, 22:00 WIB
Pekerja melakukan pemasangan rel pada proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta, Selasa (31/10/2017). Pembangunan fisik MRT Jakarta fase 1 hingga akhir September 2017 telah mencapai 80 persen. ANTARA FOTO/RENO ESNIRPekerja melakukan pemasangan rel pada proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta, Selasa (31/10/2017). Pembangunan fisik MRT Jakarta fase 1 hingga akhir September 2017 telah mencapai 80 persen.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - PT Mass Rapid Transit ( MRT) Jakarta bakal menjadikan Stasiun Dukuh Atas sebagai proyek percontohan pembangunan hunian berorientasi transit atau transit oriented development ( TOD).

Pembangunan tersebut dilakukan setelah PT MRT mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya, berdasarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 2017.

Baca juga : PT MRT Jakarta Resmi Kelola TOD di 8 Stasiun

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menjelaskan, Stasiun Dukuh Atas dipilih sebagai proyek pertama pengembangan TOD lantaran akan terkoneksi dengan lima moda transportasi.

"Sehingga di sana itu sangat mendesak," kata William di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Selain MRT yang ditargetkan beroperasi pada 2019, saat ini di kawasan tersebut juga telah dilewati kereta rel listrik (KRL) dan bus transjakarta. Di samping itu, dalam waktu dekat kawasan tersebut juga bakal dilewati Light Rail Transit (LRT) dan kereta bandara.

"Jadi kebutuhan pengelolaan Dukuh Atas itu untuk mengelola pergerakan penumpang," tambah dia.

Selain Stasiun Dukuh Atas, ada tujuh stasiun lainnya yang juga bakal dikembangkan dengan hunian berbasis TOD. Ketujuh stasiun itu yakni Bundaran HI, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora, Blok M dan Lebak Bulus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X