Effendi Simbolon: Bandara Silangit Harus Bisa Imbangi Kualanamu

Kompas.com - 30/10/2017, 21:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

MEDAN, KompasProperti - Dalam rangka mengunjungi beberapa daerah di Sumatera Utara untuk silaturahmi ke sejumlah tokoh masyarakat, anggota DPR RI Effendi MS Simbolon memulai perjalannya dengan melintasi Jalan Tol Kualanamu-Tebingtinggi.

Ditanya soal banyaknya aksi pelemparan batu yang dilakukan orang tak bertanggungjawab dan membuat resah pengendara yang melintasi jalur tol tersebut,  politisi PDI-P ini menajwab  Polda Sumut bisa mengatasinya.

Baca juga : Uber-Railink Persingkat Perjalanan Bandara Kualanamu-Pusat Kota Medan

Kemudian, dia mengajak untuk melihat sisi positif kehadiran jalan tol yang dapat mendongkrak perekonomian daerah.

"Jalan tol ini membuka akses jalan antar kabupaten, harus diimbangi dengan peningkatan infrastrukturnya. Apalagi sekarang Bandara Silangit sudah beroperasi," kata Effendi kepada KompasProperti Senin (30/10/2017).

Jalan Tol Kualanamu - Seirampah sepanjang 41 kilometer menjadi jalur alternatif para pemudik meski statusnya masih uji coba, Rabu (14/6/2017)KOMPAS.com/Mei Leandha Jalan Tol Kualanamu - Seirampah sepanjang 41 kilometer menjadi jalur alternatif para pemudik meski statusnya masih uji coba, Rabu (14/6/2017)
Hanya, kata dia, yang tertinggal saat ini adalah infrastruktur di Danau Toba. Padahal, bandaranya sudah operasional, tinggal pembenahan destinasinya.

"Inilah yang lagi dipacu Pak Joko Widodo," sambungnya.

Baca juga : Diresmikan Jokowi, Tol Medan-Tebing Tinggi Fungsional Lebaran 2018

Effendi yang juga Ketua Umum Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) berharap Bandara Silangit bisa mengimbangi Bandara Kualanamu.

Rute penerbangan ke Danau Toba yang menjadi satu dari sepuluh Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dibuka sampai malam.

Dengan adanya perbaikan infrastruktur, baik yang didukung pemerintah daerah dan pusat, tidak menutup kemungkinan Danau Toba akan sama dengan Bali.

Penumpang berjalan menuju ruang tunggu Gate 8 di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (23/8/2016). Bandara Kualanamu adalah satu pintu masuk wisatawan menuju Danau Toba.KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Penumpang berjalan menuju ruang tunggu Gate 8 di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (23/8/2016). Bandara Kualanamu adalah satu pintu masuk wisatawan menuju Danau Toba.
"Harus didukung dengan infrastruktur, gak cuma pemandangan alam saja," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bandara Internasional Silangit di Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara pada Sabtu (28/10/2017), resmi melayani penerbangan internasional ditandai dengan mendaratnya pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Changi Singapura.

Pesawat Bombardier CRJ 1.000 tersebut membawa wisatawan mancanegara dari Singapura.

Baca juga : Arief Yahya: Tahun Ini, Silangit Jadi Bandara Internasional

Bandara Silangit sudah dilengkapi terminal baru dan didesain modern, mengedepankan kearifan lokal dengan pelayanan standar internasional.

Terwujudnya penerbangan internasional ini merupakan bentuk dari sinergi BUMN yakni PT Angkasa Pura II (Persero), Garuda Indonesia, dan AirNav Indonesia, yang didukung penuh oleh Kementerian BUMN, Kemenko Kemaritiman, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Perhubungan.

Danau Toba adalah pusat wisata yang berkembang di Sumatera Utara.Dok Karim Raslan Danau Toba adalah pusat wisata yang berkembang di Sumatera Utara.
"Kalau mau menjadi destinasi wisata kelas dunia, harus punya bandara internasional. Danau Toba akan menjadi destinasi pariwisata kelas dunia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menambahkan, Bandara Internasional Silangit yang berada di ketinggian 1.300 meter ini memiliki kelebihan yang membuat waktu tempuh dari Singapura ke Silangit kurang dari satu jam.

Baca juga : Pengembangan Destinasi Danau Toba Libatkan 80 Perencana

Luhut juga mengungkapkan kemungkinan bakal dibangunnya fasilitas internasional seperti hotel dan lapangan golf.

Sementara Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, pengembangan Bandara Silangit akan terus dilakukan, mulai dari perluasan terminal penumpang termasuk penambahan check-in counter dan boarding lounge.

Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).
Bandara ini diproyeksikan menjadi salah satu bandara yang mendukung pertumbuhan pariwisata dengan berbagai fasilitas berkonsep Smart Airport

Terminal barunya berkapasitas 500.000 penumpang dengan luas mencapai 2.155 meter persegi, dilengkapi 8 check-in counter, smart baggage conveyor belt, VIP boarding lounge. 

Pada 2018 mendatang, luas terminal ditargetkan mencapai 3.054 meter persegi, sehingga terminal domestik dan internasional semakin memadai, didukung total 12 check-in counter

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.