Meikarta Dijual Murah, Luhut Bilang Bisa Jadi Acuan Pemerintah

Kompas.com - 29/10/2017, 17:36 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Chairman Lippo Group James Riady menekan tombol sirine sebagai tanda penutupan atap dua apartemen Meikarta, Minggu (29/10/2017). Kompas.com/Erwin HutapeaMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Chairman Lippo Group James Riady menekan tombol sirine sebagai tanda penutupan atap dua apartemen Meikarta, Minggu (29/10/2017).
|
EditorHilda B Alexander

BEKASI, KompasProperti - Kedatangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan di Meikarta, Cikarang, Bekasi memberikan dukungan positif terhadap proyek tersebut.

Saat sambutan, Luhut mengaku akan memberi tahu Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa Meikarta dijual sangat murah.

Baca juga : Kata Luhut, Perizinan Meikarta Tidak Ada Masalah

"Saya akan lapor Presiden (Joko Widodo) atau ke Bu Rini (Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno), kenapa Lippo bisa bikin apartemen murah. Ini penting untuk kita (pemerintah) perbaiki," ujar Luhut pada acara penutupan 2 apartemen Meikarta, Minggu (29/10/2017).

Setelah meninjau Meikarta, ia menemukan beberapa tipe apartemen yang ditawarkan Lippo antara lain yang luasannya 42 dan 60 meter persegi.

Namun, Luhut tertarik dengan apartemen yang luasnya 23 meter persegi. Pasalnya, harga unit tersebut hampir sama dengan rumah murah yang dibangun pemerintah.

Baca juga : Berkemeja Kotak Biru, Luhut Hadiri Seremoni Tutup Atap Meikarta

"Saya lihat juga (desainnya) sangat rapi," kata Luhut.

Terkait perizinan, ia menambahkan, sebenarnya tidak ada masalah yang berarti. Justru, masyarakatlah yang diminta agar tidak berburuk sangka pada Meikarta atau Lippo.

Meski begitu, Luhut meminta James untuk memperbaiki kekurangan Meikarta, masyarakat perlu mengapresiasi langkah James dalam mengembangkan proyek yang dirancang sejak 20 tahun lalu tersebut.

"Kita harus apresiasi yang baik dalam kondisi ini, karena membuat lapangan kerja yang banyak," jelas Luhut.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X