Kompas.com - 28/10/2017, 19:37 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Belanja iklan department store atau gerai ritel konvensional terpaut jauh bila dibandingkan dengan belanja iklan toko daring (online). Adanya perubahan pola belanja masyarakat yang cenderung memilih belanja daring, diduga sebagai salah faktornya.

Dari hasil penelitian Sigi Kaca Pariwara berdasarkan data Adstensity, total belanja iklan dari 16 toko daring terbesar di Indonesia sejak Januari hingga September 2017 mencapai Rp 1,25 triliun.

Baca juga : Bisnis Belanja Online Sudah Ada Sejak 15 Tahun Lalu

Sementara, total belanja iklan tiga department store terbesar di Indonesia, yakni Matahari, Metro dan Ramayana, pada periode yang sama hanya Rp 40,41 miliar.

"Belanja iklan departement store ini jauh sekali bila dibandingkan online store," kata VP Operation Sigi Kaca Pariwara Ridho Marpaung dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (28/10/2017).

Dari total belanja tersebut, Bukalapak menjadi toko ritel dengan belanja iklan terbesar yaitu Rp 244,98 miliar. Disusul Tokopedia (Rp 255,7 miliar), Shopee (Rp 177,92 miliar), Blibli (Rp 151 miliar) dan Olx (Rp 125,21 miliar).

Data belanja iklan toko daring 2017. Dari Januari - September 2017, total belanja iklan 16 toko daring mencapai Rp 1,25 triliun. Sigi Kaca Pariwara Data belanja iklan toko daring 2017. Dari Januari - September 2017, total belanja iklan 16 toko daring mencapai Rp 1,25 triliun.

Ridho memprediksi, jumlah pemain bisnis daring akan semakin meningkat pada masa depan. Terlebih, saat ini masyarakat cenderung menggunakan teknologi informasi sebagai sarana berbelanja.

Oleh karena itu, ia mendorong, agar para pengusaha ritel konvensional juga megembangkan sayapnya dengan membuka divisi daring. Matahari, sebut dia, sudah membuka Mataharimall.com.

"Siapa pemain toko online yang punya modal besar, itu yang akan mendominasi ke depan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta menilai, wajar bila belanja iklan toko daring lebih besar dari pada department store konvensional.

Pasalnya, toko daring tidak memiliki toko fisik, sehingga perlu promosi lebih gencar untuk memperkenalkan produk mereka.

"Sementara yang dimaksud iklan brand (department store) memang sangat terbatas, untuk wilayah tertentu dan waktu tertentu," kilahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersebar di 51 Lokasi, Ini Harta Properti Yudo Margono yang Jadi Calon Panglima TNI

Tersebar di 51 Lokasi, Ini Harta Properti Yudo Margono yang Jadi Calon Panglima TNI

Berita
Terbukti Aman, Akankah RISHA Diterapkan pada Rumah Subisidi?

Terbukti Aman, Akankah RISHA Diterapkan pada Rumah Subisidi?

Perumahan
Tahun 2023, Ciputra Bidik Zero Accident di Seluruh Proyeknya

Tahun 2023, Ciputra Bidik Zero Accident di Seluruh Proyeknya

Berita
Tak Perlu Repot, Masyarakat Bisa Laporkan Jalan Rusak via Aplikasi Ini

Tak Perlu Repot, Masyarakat Bisa Laporkan Jalan Rusak via Aplikasi Ini

Berita
Rumah Subsidi yang Terdaftar di Sireng Dijamin Aman Huni

Rumah Subsidi yang Terdaftar di Sireng Dijamin Aman Huni

Perumahan
Pembatasan PLTS 15 Persen dari PLN Dianggap Hambat Kemajuan EBT Indonesia

Pembatasan PLTS 15 Persen dari PLN Dianggap Hambat Kemajuan EBT Indonesia

Berita
Buku Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia Resmi Diluncurkan

Buku Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia Resmi Diluncurkan

Berita
Angkat Tema “We the People”, Begini Tampilan Dekorasi Natal Gedung Putih Tahun Ini

Angkat Tema “We the People”, Begini Tampilan Dekorasi Natal Gedung Putih Tahun Ini

Interior
[POPULER PROPERTI] Cerita Basuki Soal Bendungan Tapin yang Berhasil Cegah Banjir

[POPULER PROPERTI] Cerita Basuki Soal Bendungan Tapin yang Berhasil Cegah Banjir

Berita
Pembangunan Infrastruktur Kian Pesat, Depok Catat Kenaikan Harga Rumah Tertinggi

Pembangunan Infrastruktur Kian Pesat, Depok Catat Kenaikan Harga Rumah Tertinggi

Berita
Tiga Raksasa Sinarmas-Mitsubishi-Surbana Rilis TOD Hiera 108 Hektar

Tiga Raksasa Sinarmas-Mitsubishi-Surbana Rilis TOD Hiera 108 Hektar

Berita
Bedah Rumah hingga Perbaikan Aliran Sungai Antar SIG Raih Penghargaan ISDA 2022

Bedah Rumah hingga Perbaikan Aliran Sungai Antar SIG Raih Penghargaan ISDA 2022

Berita
Rest Area Tol Cipali Bakal Punya Dua Hotel Digital Juni 2023

Rest Area Tol Cipali Bakal Punya Dua Hotel Digital Juni 2023

Hotel
Libur Natal dan tahun Baru, PT KAI Divre I Sumut Sediakan 95.688 Tiket

Libur Natal dan tahun Baru, PT KAI Divre I Sumut Sediakan 95.688 Tiket

Berita
Buat Bangun Perumahan ASN di IKN, Basuki Butuh Rp 9 Triliun

Buat Bangun Perumahan ASN di IKN, Basuki Butuh Rp 9 Triliun

Hunian
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.