Kompas.com - 25/10/2017, 16:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KompasProperti – Dewasa ini, pejalan kaki kerap mengabaikan keselamatan dirinya. Alih-alih sigap melihat lingkungan sekitarnya, mereka justru terpaku pada layar gawainya. Entah asyik bertukar pesan (chatting) maupun bermain media sosial.

Berkaca pada kondisi tersebut, kota Honolulu di Hawaii, Amerika Serikat (AS), membuat aturan tegas bagi warganya. Keselamatan pejalan kaki tak bisa ditawar lagi.

Pemerintah Honolulu telah mengeluarkan undang-undang dengan sanksi denda mencapai 35 dollar AS (sekitar Rp 500.000) bagi pejalan kaki yang sibuk main gawai saat menyeberang jalan.

Denda itu bakal meningkat jika pejalan kaki mengulang kesalahannya di kemudian hari. Untuk pelanggaran kedua, rentang nilai denda adalah 35-75 dollar AS dan 75-99 dollar AS untuk pelanggaran ketiga kalinya.

Undang-undang itu resmi berlaku pada Rabu (25/10/2017) ini dan mencakup semua jenis telepon seluler, video gim, dan laptop. Peraturan seperti itu disebut sebagai yang pertama kali di kota besar dunia.

"Peraturan ini benar-benar mendukung standar keselamatan tinggi bagi warga," cetus anggota dewan Honolulu Brandon Elefante, seperti dilansir New York Times.

Ilustrasi penyeberang jalan sibuk dengan gawaimheim3011 Ilustrasi penyeberang jalan sibuk dengan gawai
Wali Kota Honolulu Kirk Caldwell mengatakan, undang-undang itu krusial mengingat masih banyak warga yang tertabrak kendaraan saat menyeberang jalan."Terkadang saya berharap tak perlu ada peraturan seperti ini, jika akal sehat masih berlaku,” ujar Caldwell.

"Tetapi kadang-kadang kita kurang akal sehat,” selorohnya kemudian.

Kematian pejalan kaki di Amerika Serikat memang relatif tinggi. Pada 2016 lalu, angkanya mencapai 5.987 orang atau meningkat 9 persen dari tahun sebelumnya. Itu merupakan jumlah terbesar sejak 1990.

Baca juga: Keren, Inovasi Ini Bisa Selamatkan Nyawa Penyeberang Jalan

Penggunaan gawai diyakini sebagai penyebab utama tingginya angka kecelakaan pejalan kaki.

"Gawai merupakan sumber gangguan mental dan visual yang sering terjadi bagi pengemudi dan juga pejalan kaki,” demikian analisis Governards Highway Safety Association.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.