FDTJ Rilis Peta Baru Jaringan Transportasi Publik Jadebotabek

Kompas.com - 18/10/2017, 23:43 WIB
Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas diantara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (17/9). Kereta Layang yang mampu mengangkut 176 penumpang sekali jalannya itu sudah resmi beroperasi untuk mengangkut pengguna jasa Bandara Soetta dan untuk sementara hanya melayani penumpang dari Terminal 2 menuju Terminal 3 atau sebaliknya. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALSebuah rangkaian gerbong skytrain melintas diantara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (17/9). Kereta Layang yang mampu mengangkut 176 penumpang sekali jalannya itu sudah resmi beroperasi untuk mengangkut pengguna jasa Bandara Soetta dan untuk sementara hanya melayani penumpang dari Terminal 2 menuju Terminal 3 atau sebaliknya.
|
EditorHilda B Alexander

2. Rute hari kerja, rute hari libur, perpendekan rute pada saat car free day (CFD) dan rute waktu khusus.

3. Jalur kereta Commuter Line lengkap dengan pola integrasinya dengan stasiun bus rapid transit (BRT) Transjakarta terdekat.

4. Informasi perpindahan moda dengan berjalan kaki lengkap dengan prediksi waktu tempuh yang dilengkapi dengan landmark seperti taman kota, waduk, dan landasan pacu bandara.

5. Transportasi berbasis rel skytrain dari/ke serta di bandara.

6. Notasi pemberhentian bus yang lebih terperinci, dan mudah untuk dimengerti.

7. Metode pencarian dengan bantuan grid, membantu pembaca peta untuk mempercepat pencarian pemberhentian awal atau akhir rute.

FDTJ, kata Fagra, akan selalu melakukan fungsi monitoring dan evaluasi sesaat setelah merilis peta. Hal ini karena transportasi massal khususnya yang berbasis jalan merupakan hal yang dinamis dan dapat berubah-ubah.

"Kami harapkan, peta ini menjadi titik awal bagi warga Jabodetabek untuk mendapat info mengenai rute dengan sangat terperinci dan mudah dipahami sehingga dapat memutuskan pilihan berkendara dalam bepergian dan beraktivitas sehari-hari," tutur Fagra.

Peta @TransportforJakarta juga dapat dinikmati oleh pemangku kebijakan di bidang transportasi sebagai gambaran umum tentang sistem dan pola transportasi massal di Jabodetabek.

Untuk mendapatkan peta jaringan transportasi massal Jadebotabek secara utuh, Anda dapat mengunduh tautan berikut @TransportforJakarta

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X