Tahun Depan, Serah Terima World Trade Center 3 Jakarta

Kompas.com - 09/10/2017, 19:41 WIB
Hoarding WTC 3 Sudirman skyscrapercity.comHoarding WTC 3 Sudirman
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

BEKASI, KompasProperti - Direktur Central Cipta Murdaya (CCM) Holding, Karuna Murdaya memastikan, dalam waktu dekat pembangunan proyek World Trade Center (WTC) 3 akan segera rampung.

Proses serah terima kepada penyewa perkantoran premium yang digarap PT Jakarta Land, perusahaan patungan antara CCM Holding dan Hongkong Land, itu diperkirakan dapat dilaksanakan pada kuartal pertama 2018.

"Tapi sampai gedungnya buka itu tergantung tenant-nya kapan siap," kata Karuna kepada KompasProperti, di Bekasi, Senin (9/10/2017).

Sejauh ini, sudah ada beberapa penyewa yang berencana berkantor di proyek dengan luas bangunan 69.000 meter persegi itu. Di antaranya PriceWaterhouse Cooper (PwC).

Perusahaan yang berbasis di London, Inggris, itu akan menempati ruangan seluas 25.000 meter persegi. Selain itu, PwC berhak mendapatkan nama gedung atau naming right.

"(Untuk kisaran harga sewa sesuai) harga pasar buat gedung Grade A," kata Karuna.

Karuna mengaku, investasi yang dibenamkan untuk membangun WTC 3 cukup besar, bila dibandingkan dengan WTC 2 yang sudah beroperasi lebih dulu pada 2012 lalu.

Sekadar informasi, ongkos konstruksi WTC 2 yang dibenamkan CCM Holding dan Hongkong Land mencapai Rp 3 triliun.

Saat itu, WTC 2 disebut sebagai gedung perkantoran dengan ongkos konstruksi termahal di Indonesia.

"Itu biaya bangun WTC 3 sebesar 2,5 kali bangun WTC 2," cetus Karuna.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X