Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tahun Depan, Serah Terima World Trade Center 3 Jakarta

BEKASI, KompasProperti - Direktur Central Cipta Murdaya (CCM) Holding, Karuna Murdaya memastikan, dalam waktu dekat pembangunan proyek World Trade Center (WTC) 3 akan segera rampung.

Proses serah terima kepada penyewa perkantoran premium yang digarap PT Jakarta Land, perusahaan patungan antara CCM Holding dan Hongkong Land, itu diperkirakan dapat dilaksanakan pada kuartal pertama 2018.

"Tapi sampai gedungnya buka itu tergantung tenant-nya kapan siap," kata Karuna kepada KompasProperti, di Bekasi, Senin (9/10/2017).

Sejauh ini, sudah ada beberapa penyewa yang berencana berkantor di proyek dengan luas bangunan 69.000 meter persegi itu. Di antaranya PriceWaterhouse Cooper (PwC).

Perusahaan yang berbasis di London, Inggris, itu akan menempati ruangan seluas 25.000 meter persegi. Selain itu, PwC berhak mendapatkan nama gedung atau naming right.

"(Untuk kisaran harga sewa sesuai) harga pasar buat gedung Grade A," kata Karuna.

Karuna mengaku, investasi yang dibenamkan untuk membangun WTC 3 cukup besar, bila dibandingkan dengan WTC 2 yang sudah beroperasi lebih dulu pada 2012 lalu.

Sekadar informasi, ongkos konstruksi WTC 2 yang dibenamkan CCM Holding dan Hongkong Land mencapai Rp 3 triliun.

Saat itu, WTC 2 disebut sebagai gedung perkantoran dengan ongkos konstruksi termahal di Indonesia.

"Itu biaya bangun WTC 3 sebesar 2,5 kali bangun WTC 2," cetus Karuna.

WTC 3 dirancang bebas kolom dengan teknologi tinggi yang memungkinkan efisiensi, dan efektivitas operasional.

CEO Leads Property Indonesia, sebagai agen tunggal pemasaran WTC 3, Hendra Hartono, menambahkan, spesifikasi gedung ini bakal lebih tinggi, dan bagus ketimbang WTC 2.

WTC 3 didesain sebagai kantor pusat atau headquarter bagi perusahaan-perusahaan finansial global macam HSBC, UBS, dan PwC.

"Semuanya dibuat redundant seperti kaca jendela ganda (double glass window) yang memantulkan panas matahari, raised floor, double back up power, double electrical raiser, dan lain-lain," papar Hendra.

WTC 3 yang merupakan karya arsitektur dari konsultan Inggris, Aedas ini juga telah mendapat sertifikasi Green Mark dari Building and Construction Authority (BCA) Singapura untuk desain berkelanjutan dengan mengadopsi teknologi konstruksi bangunan hijau.

Atas desain berkelanjutan ini, WTC 3 Sudirman mendapat anugerah terbaik di bidang arsitektur perkantoran atau the best office development dari Indonesia Property Awards 2015 yang digelar oleh Ensign Media Co. Ltd.

https://properti.kompas.com/read/2017/10/09/194122021/tahun-depan-serah-terima-world-trade-center-3-jakarta

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar