"Over Supply" Perkantoran Bikin Bisnis Lift Stagnan

Kompas.com - 09/10/2017, 18:00 WIB
Ilustrasi perkantoran www.shutterstock.comIlustrasi perkantoran
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

BEKASI, KompasProperti - Pertumbuhan pasar industri lift di Jakarta dalam kurun waktu dua tahun terakhir, stagnan. Tingginya pasokan gedung perkantoran di Jakarta, disinyalir menjadi penyebabnya.

Berdasarkan riset Colliers International Indonesia, pasokan perkantoran hingga akhir tahun 2017 saja lebih dari 600.000 meter persegi. Sekitar 75 persen di antaranya berada di CBD Jakarta.

Pasokan ini akan terus bertambah pada tahun-tahun yang akan datang. Colliers memprediksi, tahun 2018-2020 terdapat tambahan 1,5 juta meter persegi ruang perkantoran. CBD Jakarta mendominasi dengan angka 60 persen.

"Saya pikir pasar dalam 1-2 tahun ini sedikit flat karena ruang perkantoran masih over supply. Jadi pasar stagnan dan flat," kata Presiden Direktur PT Berca Schindler Lifts, Willis Phua di Bekasi, Senin (9/10/2017).

Menurut dia, Jakarta masih menjadi pasar terbesar bagi Berca dalam memasok lift dan eskalator. Kontribusinya bisa mencapai 70 persen bila dibandingkan kawasan lain seperti Surabaya, Medan, Batam, dan Makassar.

Dikutip dari Kontan.co.id, sampai akhir tahun 2016, Berca mengklaim, market share untuk lift dan eskalator sebesar 25 persen di Indonesia.

Willis mengaku, belum dapat memprediksi apakah market share serupa akan terjadi sampai akhir tahun nanti, bila melihat pertumbuhan sektor perkantoran yang terus terjadi.

"Karena tahun masih berjalan dan kami masih memiliki berbagai proyek dan ekspektasi kami sih tetap memimpin pasar sampai dengan akhir tahun ini," tutup Willis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X