Kompas.com - 09/10/2017, 17:00 WIB
Simpang Susun Lubuk Pakam Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Jalan tol ini dirancang sepanjang 61 kilometer. Hilda B Alexander/Kompas.comSimpang Susun Lubuk Pakam Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Jalan tol ini dirancang sepanjang 61 kilometer.
|
EditorHilda B Alexander

MEDAN, KompasProperti - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmikan dua ruas jalan yaitu Tol Medan-Binjai dan Kualanamu-Tebing Tinggi, serta Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara menjadi bandara internasional pada Selasa (10/10/2017).

Anggota Komisi I DPR RI dari PDI-P Effendi Simbolon mengapresiasi komitmen pemerintahan Jokowi untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan selesainya pengerjaan kedua jalan tol tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Beroperasinya dua ruas tol itu akan mendorong ekonomi Sumut melaju kencang. Soalnya, dua atau tiga tahun ini, ekonomi hanya tumbuh 5 persen sampai 6 persen per tahun. Saya yakin tahun depan bisa tumbuh di atas 6 persen," kata Effendi Simbolon kepada KompasProperti, Senin (9/10/2017).

Ketua Umum Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) ini melanjutkan, infrastruktur jalan sangat vital untuk menunjang perekonomian daerah atau suatu negara.

Effendi pun mencontohkan China yang mampu membangun jalan tol rata-rata sepanjang 3.000 kilometer per tahun sehingga saat ini memiliki ruas tol lebih dari 40.000 kilometer.

Hasilnya, ekonomi negara ini tumbuh 7 persen hingga 8 persen per tahun. Bahkan sempat rata-rata 10 persen pada periode 2002-2007, sebelum perekonomian dunia melambat akibat krisis finansial global 2008.

Gerbang Tol Lubuk Pakam, bagian dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61 kilometer.Hilda B Alexander/Kompas.com Gerbang Tol Lubuk Pakam, bagian dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61 kilometer.
Saat ini, China tampil sebagai kekuatan baru ekonomi yang sangat diperhitungkan dunia.

Sementara Indonesia, baru punya 738 kilometer jalan tol. Karena itu, tak mengherankan,  ekonomi nasional kita tidak sekuat Tiongkok.

"Kebutuhan jalan inilah yang berusaha dipenuhi Presiden Jokowi dengan program membangun banyak infrastruktur, termasuk jalan tol seperti di Sumut," kata Effendi.

Dua ruas tol baru itu, imbuh dia, membuat panjang jalan tol di Sumut menjadi 113 kilometer. Sebelumnya, selama hampir 30 tahun, Sumut punya jalan tol yang panjangnya cuma 33 kilometer di ruas Belawan-Medan-Tanjungmorawa (Belmera).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.