Pemda Bekasi: Meikarta Bisa Dongkrak Perekonomian Bekasi - Kompas.com

Pemda Bekasi: Meikarta Bisa Dongkrak Perekonomian Bekasi

Kompas.com - 06/10/2017, 18:40 WIB
Foto aerial pembangungan proyek kawasan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/9/2017). Data Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Bekasi menyebutkan proyek Meikarta baru mendapatkan Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) untuk lahan seluas 84,6 hektar sementara Amdal dan Izin Mendirikan Bangunan belum diperoleh.ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Foto aerial pembangungan proyek kawasan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/9/2017). Data Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Bekasi menyebutkan proyek Meikarta baru mendapatkan Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) untuk lahan seluas 84,6 hektar sementara Amdal dan Izin Mendirikan Bangunan belum diperoleh.

Cikarang, KompasProperti - Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin menjelaskan, Bekasi saat ini merupakan wilayah yang sangat potensial untuk investasi properti. Hal itu dilihat dari economic base industry di Bekasi yang saat ini merupakan wilayah potensial untuk investasi properti.

"Kami berikan kemudahan siapapun untuk investasi,” katanya dalam siaran pers, Jumat (6/10/1017).

Kabid Pengendalian dan Pembukuan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo menambahkan, saat ini dengan adanya rencana proyek Meikarta di Cikarang Selatan bisa mendongkrak berkembangnya perekonomian di Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.

Gatot melanjutkan, berkembangnya perekonomian di daerah dari kegiatan usaha atau investasi Meikarta, nantinya dapat memunculkan potensi pendapatan daerah berupa obyek pajak daerah. Sementara itu, terkait potensi dapat diukur setelah kegiatan usaha di wilayah setempat itu sudah berjalan.

Gatot menyakini kehadiran Meikarta nantinya bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari beberapa sektor. Misalnya, pajak dari restoran, dan lain-lain.

""Harapan kami, ada dampak positif untuk pemerintah daerah," katanya.

Seperti diberitakan, Lippo Group tengah dalam rencana membangun kawasan kota baru Meikarta. Proyek tersebut diharapkan bisa memberikan multiplier effect terhadap perekonomian wilayah sekitar, terutama Cikarang.

Sekitar 4.000 perusahaan ada di wilayah  tersebut, diperkirakan lebih dari 21.000 ekspatriat bekerja di kawasan industri di Cikarang.


EditorLatief

Close Ads X