Bangun TOD Bogor, Waskita Tanam Investasi Rp 1,6 Triliun

Kompas.com - 12/09/2017, 19:00 WIB
Hall di Stasiun Bogor. Gambar diambil pada Jumat (20/1/2017). KOMPAS.com/SRI NOVIYANTIHall di Stasiun Bogor. Gambar diambil pada Jumat (20/1/2017).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - PT Waskita Karya Realty membangun kawasan berkonsep transit oriented development ( TOD) di Stasiun Bogor.

Di dalam kawasan tersebut, Waskita Karya Realty juga akan membangun hunian berupa apartemen sebanyak 8 menara setinggi 18 lantai.

"Investasi mungkin sekitar Rp 1,6 triliun," ujar Direktur Utama Waskita Karya Realty Tukijo usai Penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi TOD Kawasan Stasiun Bogor di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Senin (11/9/2017).

Dalam pengembangan kawasan tersebut, Waskita bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai pemilik lahan.

Rencananya, hunian yang dibangun ada sebanyak 1.500 unit di atas lahan seluas 6,5 hektar.

"Unit yang untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) 25-30 persen," kata Tukijo.

Dengan target penyelesaian 2019, TOD kawasan ini akan dimulai pembangunannya pada 5 Oktober mendatang.

Pengembangan TOD ini sendiri dimaksudkan untuk menata kawasan Stasiun Bogor dengan luas total 15 hektar.

Tujuannya, agar kawasan stasiun tidak terlalu padat. Hal tersebut mengingat Stasiun Bogor setiap harinya menampung komuter hingga ratusan ribu dari berbagai penjuru Kota Hujan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X